TABANAN, Radar Bali.id– Komitmen tegas memberantas penyalahgunaan narkotika dimulai dari internal. Hari ini, puluhan personel Kepolisian Resor (Polres) Tabanan, termasuk jajaran Kapolsek, menjalani tes urine dadakan sebagai upaya preventif dan pengawasan internal yang ketat.
Yang menarik, Kapolres Tabanan AKBP Putu Bayu Pati turut serta menjadi objek pemeriksaan, menunjukkan keseriusan pimpinan dalam menjaga integritas korps Bhayangkara.
Tes urine yang dilakukan secara acak, transparan, dan mendadak ini diikuti oleh total 31 personel, mulai dari Kapolres, Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, hingga perwakilan perwira dan bintara.
Hasil Memuaskan: Seluruh Personel Dinyatakan Negatif
Tim gabungan dari Dokkes dan Satuan Narkoba Polres Tabanan yang melakukan pemeriksaan ini melaporkan hasil yang sangat memuaskan.
"Dari pemeriksaan tes urine yang kami lakukan, hasilnya adalah negatif. Nihil ditemukan personel terlibat narkotika," tegas AKBP Putu Bayu Pati, Jumat (7/11/2025).
Kapolres Putu Bayu Pati menjelaskan bahwa tes urine ini adalah bagian integral dari upaya berkelanjutan untuk memastikan seluruh personel Polres Tabanan benar-benar bebas dari penyalahgunaan barang haram.
Ancaman Tegas: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelanggar
AKBP Bayu Pati menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk pengawasan internal dan upaya preventif agar seluruh personel tetap profesional dan bersih dari narkoba. Ia menekankan, kepolisian wajib menjadi teladan bagi masyarakat.
"Kami ingin menunjukkan bahwa kami serius dalam menegakkan disiplin dan menjaga integritas di tubuh kepolisian Polres Tabanan," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia memberikan peringatan keras. Polres Tabanan tidak akan main-main dan tidak akan memberikan toleransi sedikit pun jika ada anggotanya yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkotika.
"Kami tidak akan menolerir dan akan menindak tegas. Kami berharap seluruh personel untuk mencegah barang itu dan selalu menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita