Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Melongok Kesibukan di Tempat Instalasi Air PDAM Tabanan saat Musim Hujan yang Airnya, Keruh dan Kotor Banyak Endapan

Juliadi Radar Bali • Kamis, 13 November 2025 | 16:40 WIB
HARUS RAJIN DIBERSIHKAN : Para petugas Tengah menuntaskan proses flushing, perawatan instalasi pengolahan air (IPA) di PDAM Tabanan.(ist)
HARUS RAJIN DIBERSIHKAN : Para petugas Tengah menuntaskan proses flushing, perawatan instalasi pengolahan air (IPA) di PDAM Tabanan.(ist)

 

Untuk menjaga kualitas air minum dan menjaga pasokan air bersih kepada konsumen di tengah kondisi curah hujan yang tinggi.  Perusahaan Air Minum Tirta Amerta Buana atau PDAM  Tabanan bakal melakukan proses flushing jaringan air perpipaan dengan skala besar. 

APA itu flushing? Tindakan flushing  Adalah aktivitas untuk pembilasan, pembersihan, atau pengurasan untuk menghilangkan kotoran, endapan, atau cairan lama. 

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi bila mana terjadi penyumbatan, penumpukan material pada jaringan pipa air minum milik PDAM Tabanan. 

"Di  samping kami menjaga kualitas air agar tetap jernih dan layak dikonsumsi konsumsi konsume. Ini juga langkah kami dalam mengantisipasi musim penghujan yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026 nanti," Plt. Kabag Langganan Tirta Amerta Buana Tabanan, I Made Pande Suardika. 

Ia menjelaskan melakukan proses flushing skala besar ini sejatinya rutin dilakukan oleh tim teknis perpipaan PDAM Tabanan. Namun kali ini proses flushing ini lebih pihaknya tingkatkan, mengingat intensitas hujan yang mulai meningkat. 

Proses flushing sangat membantu membersihkan kotoran, endapan, dan sedimentasi yang terakumulasi di dalam pipa. Selain juga akan melakukan koordinasi dengan petugas lapangan agar setiap gangguan di jaringan distribusi dapat segera ditangani.

“Petugas kami selalu siaga di lapangan. Setiap ada laporan penyumbatan atau gangguan, langsung dilakukan pembersihan agar distribusi air ke pelanggan tidak terganggu,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Ia menambahkan dalam satu unit layanan terdapat sekitar 15–20 personel teknis, termasuk operator dan tim lapangan untuk melakukan proses flushing ini. 

Karena musim hujan belakangan meski pihaknya belum menemukan adanya gangguan signifikan, akan tetapi tetap diantisipasi salahnya cara flushing. "Kalau pun ada gangguan dengan kondisi air keruh, tapi langsung bisa kami atasi,” imbuhnya.

Ditambahkan Kasubag Humas Perumda Tirta Amerta Buana, I Putu Wahyu Untung Suardana, flushing skala besar dilakukan sesuai arahan direksi untuk menjaga kualitas air baku. 

“Selain pembersihan rutin dua sampai tiga kali seminggu di titik-titik ujung pelayanan, kali ini kami lakukan pembersihan menyeluruh dengan waktu yang lebih panjang dan fokus pada pengurasan endapan di dalam pipa,” jelasnya.

Tentunya pembersihan besar ini dilaksanakan malam hari agar tidak mengganggu pelayanan kepada pelanggan. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah mitigasi terhadap potensi gangguan akibat curah hujan tinggi.

“Tujuannya meminimalkan risiko kekeruhan dan memastikan pelayanan air tetap lancar,” kata Wahyu.

Selain menjaga kualitas air, pihaknya juga menyiapkan langkah antisipatif menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Permintaan air bersih diperkirakan meningkat sekitar 25 persen karena banyak warga yang mudik dan beraktivitas di kampung halaman.

“Jelang hari raya kami sudah melakukan step test pencarian kebocoran dua kali seminggu, agar debit air tetap terjaga. Petugas juga siaga di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar,” tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#instalasi air bersih #tabanan #pdam #Tirta Amerta