Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tragedi di Jurang Penebel: Wayan Dedi Ditemukan Tewas di Semak Belukar Usai Kecelakaan Tunggal

Juliadi Radar Bali • Senin, 22 Desember 2025 | 15:25 WIB
OLAH TKP : Polisi di lokasi kejadian   di. Desa Gadung Sari, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan (foto: istimewa)
OLAH TKP : Polisi di lokasi kejadian di. Desa Gadung Sari, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan (foto: istimewa)

 

TABANAN, Radar Bali.id – Warga Banjar Dinas Jegu Tegal, Desa Jegu, Penebel mendadak geger pada Sabtu (20/12/2025) malam. Seorang pria bernama I Wayan Dedi Mardiana,34, ditemukan tak bernyawa di dasar jurang sedalam beberapa meter setelah diduga mengalami kecelakaan tunggal saat cuaca hujan.

Penemuan ini bermula dari seorang saksi, Wayan Dirga,45, yang berpapasan dengan seorang pria dalam kondisi wajah berdarah-darah sekitar pukul 19.45 Wita. Pria tersebut meminta bantuan warga dan mengabarkan bahwa rekannya masih terjebak di dalam jurang.

Warga yang bergegas ke lokasi menemukan kondisi yang memilukan. Korban ditemukan di sungai bawah jurang dalam posisi terlilit belukar bersama sepeda motornya.

"Korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Polairud Polres Tabanan sekitar pukul 21.30 Wita," jelas Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Gusti Made Berata, Minggu (21/12/2025).

Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban selain luka akibat kecelakaan. Rekan korban yang selamat saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Tabanan.

Polisi menduga motor yang dikendarai korban tergelincir akibat jalanan yang licin diguyur hujan. Namun, pihak kepolisian masih mendalami faktor lain di balik insiden maut ini. "Kami masih menyelidiki apakah ada pengaruh alkohol atau murni faktor cuaca dan medan jalan," pungkas Iptu Berata.[*]

 

 

Editor : Hari Puspita
#lakalantas #tabanan #penebel #kecelakaan tunggal