TABANAN, Radar Bali.id – Musim hujan yang mulai intens memicu kekhawatiran akan merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Mengantisipasi hal tersebut, Tim Kesehatan Lapas Kelas IIB Tabanan bergerak cepat melakukan sterilisasi di seluruh area hunian narapidana, Kamis (1/1/2025).
Dipimpin langsung oleh dr. Luh Putu Tresnadewi, petugas menyisir titik-titik rawan yang berpotensi menjadi "hotel" bagi nyamuk Aedes aegypti.
Langkah Preventif di Titik Rawan
Petugas melakukan penebaran bubuk Abate dan obat Monson TB pada lokasi-lokasi strategis, di antaranya:
- Bak mandi dan ember penampungan air di blok hunian.
- Selokan air di area dalam dan luar Lapas.
- Area brandgang (lorong pengamanan) yang rawan genangan.
"Langkah ini bersifat preventif. Kami ingin memastikan siklus perkembangbiakan nyamuk terputus sebelum ada warga binaan yang jatuh sakit," tegas dr. Tresnadewi.
Edukasi Kebersihan Kamar
Selain pengobatan air, pihak Lapas juga memberikan edukasi kepada warga binaan agar tidak menumpuk barang bekas seperti botol plastik atau wadah yang dapat menampung air hujan.
"Kami minta warga binaan rajin menguras bak dan memperhatikan kebersihan kamar masing-masing. Sejauh ini, dari ratusan warga binaan, belum ada laporan kasus DBD. Kami ingin mempertahankan kondisi nol kasus ini," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita