Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tabanan Dikelilingi 16 Titik Bencana, Wabup Made Dirga Soroti Tata Ruang Bangunan di Pinggir Sungai

Juliadi Radar Bali • Kamis, 22 Januari 2026 | 09:58 WIB
BERISIKO BESAR : Rumah warga di Banjar Dinas Acak Kuwum, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, yang roboh dan penghuninya hilang terseret arus Sungai. (juliadi/radar bali)
BERISIKO BESAR : Rumah warga di Banjar Dinas Acak Kuwum, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, yang roboh dan penghuninya hilang terseret arus Sungai. (juliadi/radar bali)

 

TABANAN, Radar Bali.id – Intensitas bencana alam yang meningkat hingga menelan korban jiwa memicu peringatan keras dari Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra menghadapi cuaca buruk yang diperkirakan masih akan berlanjut.

Pernyataan tersebut disampaikan Made Dirga saat meninjau langsung proses pencarian korban hanyut di Banjar Dinas Acak Kuwum, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Rabu (21/1/2026).

Kritik Tajam Terhadap Tata Ruang Bangunan

Dalam tinjauannya, Wabup Made Dirga menyoroti posisi bangunan rumah warga yang dinilai terlalu berisiko karena menempel langsung dengan bibir sungai. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat mengenai batasan tata ruang.

"Pemerintah tidak bisa melakukan pengawasan secara detail pada setiap jengkal bangunan warga, apalagi pertumbuhan perumahan di Tabanan sangat pesat. Harus ada kesadaran mandiri. Jangan sampai membangun di area rawan bencana," tegas Dirga.

Ia mendorong perangkat desa, mulai dari Kepala Wilayah (Kawil) hingga Perbekel, untuk lebih selektif dan proaktif dalam mengawasi pembangunan di wilayahnya. Tujuannya agar mitigasi bencana bisa dimulai sejak tahap perencanaan rumah.

Data Bencana Januari: 16 Titik Tersebar

Berdasarkan data sementara sepanjang bulan Januari 2026, Kabupaten Tabanan telah dihantam belasan titik bencana yang merusak infrastruktur publik maupun fasilitas pribadi.

Penanganan dan Bantuan Logistik

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan masih melakukan asesmen di lapangan untuk menghitung total kerugian materiil.

Sebagai langkah cepat, Pemkab Tabanan telah menyalurkan bantuan logistik berupa sembako, terpal, dan kebutuhan mendesak lainnya kepada warga terdampak.

"Kami mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah perbukitan dan bantaran sungai, untuk tetap siaga. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi sewaktu-waktu," pungkasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #titik bencana #orang hanyut #tata ruang #cuaca ekstem #bpbd