TABANAN, Radar Bali.id – Pemerintah Kabupaten Tabanan memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus berjalan selama bulan Ramadan 2026. Meski demikian, akan ada penyesuaian format distribusi dan menu untuk menghormati siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila, menyatakan langkah ini sesuai dengan Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI Nomor 3 Tahun 2026.
Baca Juga: Tetap Jalan Saat Ramadan, Siswa Muslim di Buleleng Terima Paket MBG Kering Saat Pulang Sekolah
"Kami pastikan seluruh jenjang pendidikan di Tabanan tetap mendapat haknya. Bagi siswa yang berpuasa, makanan akan diberikan dalam bentuk paket kemasan sehat agar bisa dibawa pulang untuk berbuka," jelas Susila, Kamis (19/2/2026).
Beberapa poin penting penyesuaian program MBG selama Ramadan di Tabanan antara lain:
- Menu Kering & Tahan Lama: Untuk mencegah makanan basi, menu yang disajikan akan didominasi makanan kering dan dilarang bercita rasa pedas.
- Keamanan Pangan: Semua paket wajib menggunakan tote bag dan melalui prosedur pengecekan masa kedaluwarsa yang ketat di Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG).
- Cakupan Luas: Hingga saat ini, program telah menyasar 43.168 siswa, serta kelompok rentan lainnya seperti 4.228 ibu hamil, 3.082 ibu menyusui, dan 20.755 balita.
Saat ini, Tabanan telah mengoperasikan 25 unit dapur SPPG dan jumlah ini diprediksi akan terus bertambah seiring perluasan jangkauan program untuk meningkatkan gizi masyarakat di Bumi Lumbung Beras tersebut.[*]
Editor : Hari Puspita