TABANAN, RadarBali.id – Meski tergolong “pemain baru” di dunia medis Bali, RS Singasana di Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, tak mau main-main dalam urusan pelayanan.
Rumah sakit ini tengah berakselerasi memperluas fasilitas medis demi mengejar kualifikasi rumah sakit tipe C.
Baca Juga: Gawat! 85 Persen Dokter UGD RSUD Tabanan Berstatus Dokter Tamu yang Berisiko Kabur Setiap Saat
Manajemen RS Singasana menyadari tantangan ke depan, terutama dengan wacana penghapusan tipe rumah sakit oleh Kementerian Kesehatan. Namun, hal itu justru memacu mereka untuk terus berbenah.
"Kami sudah menyiapkan segala hal, mulai dari alat medis hingga peningkatan kualitas SDM," ujar dr. Doddy Setiawan, Selasa (14/4/2026). Bahkan, beberapa tenaga kesehatan kini mulai menempuh pendidikan lanjutan demi menunjang standar pelayanan prima.
Saat ini, hampir seluruh poliklinik spesialisasi kelas C telah tersedia. Tak berhenti di situ, pada pertengahan tahun ini, RS Singasana menargetkan operasional unit fisioterapi dan rehabilitasi medis. Lompatan besar lainnya direncanakan tahun depan dengan menghadirkan layanan bedah plastik.
"Mudah-mudahan kualifikasi tipe C segera terpenuhi," tegas dr. Doddy. Dengan kesiapan dokter jaga di UGD yang sudah optimal, RS Singasana optimis mampu menjadi pilihan utama rujukan kesehatan bagi masyarakat Tabanan dan sekitarnya.[*]
Editor : Hari Puspita