Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sepekan Tanpa Jejak, Pencarian Lansia yang Hilang di Gunung Batukaru Resmi Dihentikan

Juliadi Radar Bali • Minggu, 3 Mei 2026 | 18:44 WIB
HENTIKAN PENCARIAN : Tim gabungan yang melakukan upaya pencarian korban I Made Didia yang hilang di Gunung Batukaru memasuki hari ketujuh namun nihil hasil.(ist)
HENTIKAN PENCARIAN : Tim gabungan yang melakukan upaya pencarian korban I Made Didia yang hilang di Gunung Batukaru memasuki hari ketujuh namun nihil hasil.(ist)

TABANAN, RadarBali.id – Kabut duka menyelimuti lereng Gunung Batukaru. Memasuki hari ketujuh tanpa hasil, tim SAR gabungan secara resmi memutuskan untuk menghentikan operasi pencarian terhadap I Made Didia,84, pendaki lansia asal Banjar Dinas Sigaran yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (2/5/2026) pekan lalu.

Operasi besar-besaran yang melibatkan Polsek Selemadeg, Basarnas Denpasar, BPBD Tabanan, TNI, hingga relawan lokal ini telah menyisir hampir seluruh penjuru gunung.

Baca Juga: Pencarian Lansia 84 Tahun di Gunung Batukaru Masih Nihil, Jalur Penebel Disisir, Gong Ditabuh di Tengah Hutan

 Mulai dari jalur Pura Jatiluwih, kawasan Sarin Buana, jalur Penebel, hingga area terjal di Munduk Andong telah dijelajahi.

Bahkan, tim telah mengerahkan teknologi drone untuk memantau area yang sulit dijangkau dari darat, namun sosok kakek Made Didia tetap tak ditemukan.

Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, menjelaskan bahwa keputusan berat ini diambil setelah melakukan evaluasi mendalam dan berkoordinasi dengan pihak keluarga. "Kami telah menyisir titik-titik krusial selama tujuh hari penuh. Sesuai prosedur dan atas persetujuan keluarga, operasi pencarian kami hentikan," ujarnya pada Minggu (3/5/2026).

Meski operasi resmi ditutup, harapan tidak sepenuhnya padam. BPBD Tabanan menyatakan siap membuka kembali pencarian jika di masa mendatang ditemukan petunjuk atau tanda-tanda baru mengenai keberadaan korban.

Keluarga korban sendiri telah mengikhlaskan keputusan ini, sembari berharap ada keajaiban atau titik terang di kemudian hari terkait nasib orang tua mereka yang hilang di jantung hutan Batukaru tersebut.[*]

Editor : Hari Puspita
#gunung batukaru #tabanan #pendaki gunung #tim sar gabungan #pencarian korban