TABANAN, RadarBali.id – Proses pembersihan reruntuhan gedung di SDN 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, ternyata tak semudah yang dibayangkan.
Baca Juga: Gedung Sekolah Roboh, Siswa Kelas Rendah SDN 3 Sembung Gede Terpaksa Belajar Daring
Meskipun telah melibatkan personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, hingga warga secara swadaya pada Rabu (6/5/2026) pagi, tenaga manusia rupanya tak sanggup merobohkan sisa bangunan yang masih kokoh.
Baca Juga: Akhirnya Memakai Dana Pusat, di Tabanan 62 Gedung Sekolah Rusak Segera Direhabilitasi Tahun Ini
Kendala di Lapangan
Material bangunan kelas 4, 5, 6, dan ruang UKS yang ambruk dilaporkan sangat padat. Tiang kayu dan tembok kelas yang masih berdiri justru membahayakan keselamatan jika tidak segera diratakan.
"Tadi penanganan manual terasa sangat berat karena materialnya cukup banyak dan kokoh. Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Tabanan untuk mendatangkan alat berat," ungkap Kepala SDN 3 Sembung Gede, Pande Komang Juni Arsana.
Siswa Belajar Daring
Demi keamanan, siswa kelas 4, 5, dan 6 dipulangkan lebih awal setelah menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk sementara waktu, proses belajar mengajar dialihkan ke sistem daring (online).
Kabar Baik: Revitalisasi Segera Dimulai
Kepala Bidang SD Disdik Tabanan, I Made Sukanitra, membawa angin segar terkait perbaikan sekolah ini. Usulan revitalisasi gedung SDN 3 Sembung Gede telah masuk dalam daftar prioritas (ranking ke-14) dari 62 sekolah yang diusulkan ke pusat.
"Kami tinggal menunggu dana dari APBN yang biasanya turun di bulan Mei atau Juni ini. Target kami, bulan ini semua reruntuhan bersih agar siswa bisa sekolah dengan tenang," jelas Sukanitra.[*]
Editor : Hari Puspita