TABANAN, Radar Bali.id – Teka-teki siapa yang bakal menduduki kursi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Tabanan yang sempat tarik ulur akhirnya terjawab.
Pemkab Tabanan resmi melakukan pengisian jabatan lowong tersebut bertepatan dengan hari Umanis Galungan, pada hari Jumat, 19 Juni 2026.
Baca Juga: Kursi Sekwan Tabanan Masih "Panas", Pelantikan Terganjal Restu Pimpinan Dewan
Pelantikan ini dilakukan bersamaan dengan mutasi massal belasan pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan yang diwarnai drama "tukar guling" jabatan eselon II.
Sebelum pelantikan ini digelar di Tabanan Command Center (TCC) pada hari Jumat, 19 Juni 2026 pukul 09.00 Wita, posisi Setwan sempat mengambang selama satu setengah bulan pascaseleksi terbuka (pansel) pada bulan April lalu. Berdasarkan hasil pansel, ada tiga nama yang lolos.
Peringkat pertama diduduki I Wayan Budi Artana (Kabag Humas dan Prokompim Tabanan) dengan nilai 84,14. Peringkat kedua ditempati Camat Tabanan, I Made Surya Dharma, dengan nilai 84,00, dan peringkat ketiga ditempati Camat Penebel, I Putu Agus Hendra Manik Astawa, dengan nilai 80,75. Pada akhirnya, Bupati menjatuhkan pilihan kepada peraih nilai tertinggi, I Wayan Budi Artana.
Menariknya, pelantikan Setwan ini dibarengi dengan pergeseran gerbong mutasi yang cukup signifikan. Total ada lima pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II.b), enam pejabat administrator (Eselon III), serta tiga pejabat pengawas (Eselon IV) yang bergeser posisi. Pada level eselon II, empat kepala dinas dipastikan saling bertukar posisi alias tukar guling.
Pertama, posisi Kepala Dinas Pariwisata ditukar dengan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Anak Agung Ngurah Agung Satria Tenaya yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata kini digeser menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesra. Sebaliknya, I Made Agus Harthawiguna yang sebelumnya menjabat Asisten I kini didapuk memimpin Dinas Pariwisata.
Tukar posisi kedua terjadi pada jabatan Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). I Putu Dian Setiawan yang sebelumnya menakhodai Kesbangpol kini resmi menjabat Kepala Dinas Perhubungan. Sementara I Made Murdika yang didepak dari kursi Kadishub kini dipercaya memimpin Badan Kesbangpol.
Dampak domino dari promosi I Wayan Budi Artana sebagai Setwan berimbas pada kosongnya kursi Kabag Prokopim Setda Tabanan. Posisi yang ditinggalkannya tersebut kini diisi oleh I Nyoman Hari Sujana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ekonomi Setda Tabanan.
Kepala BKPSDM Tabanan, I Nyoman Sastera Wibawa, menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan ini merupakan hal yang lumrah dalam roda pemerintahan. Langkah ini murni dilakukan untuk penataan organisasi sekaligus penyegaran karier aparatur sipil negara (ASN).
“Mutasi dan rotasi hal yang wajar terjadi. Tujuannya untuk penyegaran, penguatan kelembagaan, dan optimalisasi kinerja perangkat daerah. Sesuai arahan pimpinan, para pejabat yang dilantik diharapkan dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik,” tegas Sastera Wibawa.[*]
Editor : Hari Puspita