TABANAN, Radar Bali.id – Semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai terasa kental di Jalanan Kota Tabanan.
Baca Juga: Agustusan di Rutan Klungkung, Tiga Napi Koruptor Ini Juga Dapat Remisi
Sejak awal Agustus 2026, ribuan bendera merah putih terpasang membentang di sepanjang ruas jalan protokol, area perkantoran, hingga lokasi-lokasi strategis yang menjadi titik kumpul masyarakat.
Pemandangan merah putih tersebut tidak hanya menghiasi pusat Kota Tabanan, melainkan juga terpasang merata di seluruh desa yang tersebar di Kabupaten Tabanan.
Sekda Tabanan, I Gede Susila, menyampaikan bahwa gerakan pemasangan bendera merah putih secara serentak telah dimulai sejak Sabtu (1/8/2026). Pemasangan bendera di jalanan kota bertujuan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme serta memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 mendatang.
"Jadi masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) yang memasang bendera yang ada di jalanan Kota Tabanan. Selesai Agustus bendera itu diturunkan untuk disimpan kembali," ungkapnya pada Selasa (4/8/2026).
Pemasangan ribuan bendera merah putih yang mempercantik wajah kota sudah menjadi tradisi tahunan di Tabanan yang melibatkan seluruh elemen OPD hingga ke tingkat desa. "Kalau dihitung ada sekitar 3 ribu bendera yang dipasang tahun ini di Tabanan," imbuhnya.
Menurut Susila, tradisi ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan partisipasi aktif pemerintah daerah serta warga dalam menyambut hari kemerdekaan. "Tidak hanya bendera, tetapi kami juga mengimbau OPD dan warga untuk memasang penjor dan umbul-umbul. Artinya simbol-simbol yang identik dengan hari kemerdekaan RI," jelasnya.
Dalam menyemarakkan HUT RI ke-81 tahun ini, Pemkab Tabanan juga telah menyiapkan beragam mata lomba menarik. Mulai dari lomba gerak jalan baris-berbaris, lomba karaoke antar-OPD, hingga gelaran parade budaya.
"Kami juga sudah meminta masing-masing desa ikut berpartisipasi menggelar lomba Semarak Kemerdekaan yang unik. Seperti lomba di tengah lahan subak hingga menggelar upacara bendera di area persawahan subak," pungkasnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali