Dampak Revitalisasi Kawasan, Potensi PAD Parkir Tabanan Terancam Anjlok

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB
DIREVITALISASI : Jalan Gajah Mada, Tabanan. (foto: Juliadi/Radar Bali)
DIREVITALISASI : Jalan Gajah Mada, Tabanan. (foto: Juliadi/Radar Bali)

TABANAN, Radar Bali.id – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tabanan dari sektor retribusi parkir berpotensi mengalami penurunan pada tahun ini.

Baca Juga: Penataan Kawasan Jalan Gajah Mada Tabanan, 128 Pedagang Pasar Setuju Direlokasi

Penurunan pendapatan tersebut disebabkan adanya proyek penataan di kawasan Jalan Gajah Mada serta penataan Terminal Pesiapan Tabanan yang saat ini tengah digencarkan Pemkab Tabanan.

Hingga Senin (14/9/2026), realisasi pendapatan parkir baru menyentuh angka 58 persen dari total target sebesar Rp 6,33 miliar.

Kabid Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan, I Putu Sandi Yasa, mengatakan sampai dengan pertengahan September ini, realisasi pendapatan parkir tepi jalan umum (TJU) hingga Senin (14/9/2026) baru mencapai Rp 2,214 miliar atau 53,45 persen dari target Rp 4,144 miliar. Hasil parkir tersebut dipungut dari 27 titik lokasi parkir.

Sementara pendapatan dari tempat parkir khusus (TPK) baru mencapai Rp 1,463 miliar atau 67,88 persen dari target Rp 2,156 miliar yang tersebar di 16 titik lokasi.

Artinya, jika dikalkulasikan, total realisasi pendapatan dari parkir TJU dan parkir khusus hingga Senin (14/9/2026) baru mencapai sekitar Rp 3,678 miliar.

"Angka tersebut baru sekitar 58 persen dari total target Rp 6,33 miliar tahun 2026," ungkap Sandi Yasa, Selasa (15/9/2026).

Sandi Yasa menyebut revitalisasi sejumlah kawasan menjadi salah satu kendala utama dalam mengejar target PAD parkir. Penataan kawasan membuat aktivitas parkir di beberapa titik ikut terdampak, sehingga berimbas langsung pada penurunan potensi pendapatan.

Meski demikian, jajaran Dishub Tabanan tetap berupaya mengejar target hingga akhir tahun. Saat ini belum ada penambahan titik parkir baru untuk menggantikan posisi titik yang terdampak revitalisasi.

Dengan sisa waktu sekitar tiga setengah bulan hingga akhir tahun, Dishub Tabanan masih harus mengejar kekurangan pendapatan sebesar Rp 2,652 miliar.

"Kami akan terus menggenjot dan mengoptimalkan retribusi parkir pada titik-titik parkir yang masih aktif sembari memantau perkembangan revitalisasi sejumlah kawasan," tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
jalan gajah mada tabanan lahan parkir pad pendapatan daerah revitalisasi