Ada Pembetonan Jembatan Yeh Ngigih, Akses Gadung Sari-Pesagi Ditutup Total

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 18:43 WIB
DIBETON : Pengerjaan jembatan Yeh Ngigih akses jalan penghubung Desa Gadung Sari, Selemadeg Timur menuju Desa Pesagi di Kecamatan Penebel. (foto: Juliadi/Radar Bali)
DIBETON : Pengerjaan jembatan Yeh Ngigih akses jalan penghubung Desa Gadung Sari, Selemadeg Timur menuju Desa Pesagi di Kecamatan Penebel. (foto: Juliadi/Radar Bali)

TABANAN, Radar Bali .id– Akses jalan penghubung Desa Gadung Sari di Kecamatan Selemadeg Timur menuju Desa Pesagi di Kecamatan Penebel resmi ditutup total mulai Selasa (29/9/2026).

Baca Juga: Jembatan Rapuh dan Alami Pendangkalan, Nelayan Desak Perbaikan Infrastruktur PPN Pengambengan

Penutupan dilakukan seiring masuknya pengerjaan proyek perbaikan Jembatan Yeh Ngigih pada tahap pembetonan.

Kondisi badan jalan yang sempit serta berbatasan langsung dengan jurang terjal menjadi pertimbangan utama penghentian sementara seluruh arus lalu lintas kendaraan di lokasi tersebut.

Baca Juga: Dihubungkan Jembatan Perintis , Warga Banjar Saba dan Adegan Semringah  

”Mulai Selasa (29/9/2026) ditutup total karena material beton mulai datang dan pengerjaan pembetonan dilaksanakan,” ujar Perbekel Gadung Sari, I Wayan Sindreg, Senin (28/9/2026).

Sindreg menjelaskan, medan jalan yang curam memaksa penempatan material dan alat berat dilakukan di tengah badan jalan untuk mengantisipasi risiko longsor. Penutupan akses ini akan berlangsung hingga proses pembetonan dan pengeringan semen selesai secara sempurna.

Jembatan Yeh Ngigih sendiri merupakan jalur vital bagi mobilitas warga dua kecamatan, baik untuk aktivitas perdagangan, distribusi hasil pertanian, maupun lintasan pekerja sektor pariwisata. Selain itu, jalur ini kerap menjadi rute alternatif saat terjadi kemacetan di jalan utama Denpasar-Gilimanuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tabanan, I Gde Made Partana, menyampaikan bahwa pengerjaan di sisi timur jembatan memerlukan waktu pengeringan beton yang cukup agar kualitasnya sesuai spesifikasi teknis.

Progres pengerjaan proyek Jembatan Yeh Ngigih yang menelan anggaran daerah sebesar Rp6,1 miliar tersebut saat ini telah mencapai 54,2 persen.”Penutupan jalur ini dilaksanakan sampai akhir bulan November 2026,” tegas Partana. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
jembatan rusak infrastruktur selemadeg timur perbaikan jembatan fasilitas umum