Krisis BBM Merembet ke Layanan Kesehatan, Mobil Jenazah RSUD Tabanan Terancam Mogok

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:39 WIB
IMBASNYA KE PELAYANAN PUBLIK : Antrean pembeli BBM di Tabanan. (juliadi/radar bali)
IMBASNYA KE PELAYANAN PUBLIK : Antrean pembeli BBM di Tabanan. (juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id – Dampak kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda wilayah Bali dan Kabupaten Tabanan kini mulai mengancam sektor pelayanan publik vital.

Baca Juga: Krisis BBM di Bali: SPBN Diserbu Warga Pencari Pertalite, Nelayan Jembrana Terpaksa Mengalah

Salah satunya yakni terhambatnya operasional pengantaran jenazah di RSUD Tabanan akibat ketersediaan BBM jenis Pertamax yang kian menipis.

Plt Direktur RSUD Tabanan, dr. I Wayan Doddy Setiawan, 46, menjelaskan bahwa pelayanan medis secara umum di RSUD Tabanan maupun RS Singasana—baik poliklinik umum maupun eksekutif—masih berjalan normal.

Ketersediaan obat-obatan serta Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) juga dipastikan aman karena rumah sakit memegang cadangan persediaan (buffer stock) hingga dua sampai tiga bulan ke depan.

“Selalu disediakan buffer stock seperti itu. Wujudnya ya obat-obatan atau BMHP,” ujar dr. Doddy pada Kamis (15/10/2026).

Kendati demikian, kendala utama yang kini dihadapi rumah sakit terletak pada armada operasional dinas dan dua unit mobil jenazah yang bergantung pada pasokan BBM jenis Pertamax.

“Untuk ambulans medis yang gunakan BBM Pertamax belum aman suplainya. Mengingat kondisi BBM masih langka," terangnya.

dr. Doddy membeberkan bahwa pasokan bahan bakar untuk salah satu unit mobil pengangkut jenazah saat ini sudah menipis, sedangkan satu unit lainnya masih terisi penuh. Jika kelangkaan BBM terus berlarut-larut hingga tiga hari ke depan tanpa adanya normalisasi pasokan, proses pengantaran jenazah dari ruang pemulasaraan dipastikan bakal mengalami keterlambatan.

“Sudah mulai menipis pasokannya. Satu unit sudah menipis isinya, satunya lagi masih full,” ungkap dr. Doddy pada Kamis (15/10/2026).

Sebagai informasi, Instalasi Pemulasaraan Jenazah di RSUD Tabanan yang memiliki kapasitas total 52 jenazah, per Kamis (15/10/2026) telah terisi oleh 12 jenazah warga. “Sekarang lagi terisi 12 jenazah,” imbuhnya. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
krisis BBM di Bali mobil jenazah pertamina bbm langka pelayanan publik