Bupati I Nengah Tamba Optimistis Menuju Jembrana Emas 2026, Pacu UMKM, Dorong Pembangunan Tol Gilimanuk - Mengwi
Ni Kadek Novi Febriani• Sabtu, 24 Februari 2024 | 13:30 WIB
SIAPKAN SKEMA: Bupati Jembrana I Nengah Tamba (kanan) saat bincang Jembrana Emas 2026 di Studio Jawa Pos TV Jumat (23/2/2024).
DENPASAR, radarbali.id - Dapur redaksi Jawa Pos Radar Bali dan Jawa Pos TV di Jalan Hayam Wuruk 294 Denpasar kedatangan tamu istimewa Bupati Jembrana I Nengah Tamba pada 23 Februari 2024.
Tamba langsung disambut hangat oleh Direktur Jawa Pos Radar Bali Justin M Herman, Pimred Jawa Pos Radar Bali Djoko Heru, Pimred radarbali.id M.Ridwan.
Ini merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya pimpinan Jawa Pos Radar Bali melakukan lawatan menemui Bupati Tamba di Jembrana Selasa (20/2/2024).
Gayanya yang santai dan lepas membuat suasana akrab dan terasa kekeluargaan.
Meski tak lama, Tamba mengutarakan tidak terasa dalam memimpin Jembrana karena singkat. Dilantik Februari 2021 dan akan berakhir di November 2024.
Katanya, saat dilantik menjadi Bupati sudah dilanda pandemi. Meski begitu, Tamba terus memacu semangat dalam kemajuan Gumi Makepung untuk Jembrana Emas tahun 2026.
Salah satu targetnya dengan peningkatan pendapatan yang signifikan. Ia optimistis dengan bisa terlaksana jika selalu berbicara yang positif untuk menggapai Jembrana Emas.
"Memang kalau dilihat mimpi, kalau tidak ada mimpi tidak ada tujuan hidup. Saya mengajak masyarakat bermimpi tujuannya semangat. Harus terwujud jalan satu-satunya hidup bahagia Jembrana Emas," terang Politikus Partai Demokrat ini.
PIhaknya sangat berharap pembangunan tol Mengwi-Gilimanuk segera terealisasi sebagai konektivitas datangnya wisatawanke Jembrana. Menurutnya, tol ini titik sebagai pintu investor datang.
"Apa sih Jembrana Emas kita punya destinasi wisata yang dicreate sekarang. Memulai membangun itu menunggu jalan tol segera dimulai," imbuhnya.
Selain itu, untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM), dengan memberikan pelatihan untuk anak-anak muda menjadikan ank muda yang hebat dan maju.
"Mengisi posisi strategis saat Jembrana Emas terjadi kami tidak mau kecolongan saat Jembrana Emas terjadi justru tenaga kerja asing orang luar mendominasi. Ini kami lakukan menggenjot untuk SDM," jelasnya.
Tidak hanya itu Tamba concern membangun UMKM dengan membuat Sentra Tenun sebuah bentuk hilirisasi.
Sentra Tenun pusat oleh oleh diantaranya ada tenun dna makanan yang mencari ciri khas Jembrana dan karya yang lain. Ia berharap bagi wisatawan yang datang jembrana untuk wajib datang ke Sentra Tenun.
"Saya sebagai Bupati optimistis berpikir positif mendiskusikan hal positif tentang Jembrana. Viralkan Jembrana di dalam hingga luar negeri karena butuh wisatawan yang hadir di Jembrana dan investasi yang bagus untuk tenaga kerja. Harus kompak dan bersatu dan berpikir positif," harapnya.***