Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Bali United
icon featured
Bali United
BALI UNITED 1 vs 1 TIRA PERSIKABO

Bali United Cuma Imbang Lawan Persikabo, Teco Bilang Ada Faktor Wasit

03 Oktober 2021, 07: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Bali United Cuma Imbang Lawan Persikabo, Teco Bilang Ada Faktor Wasit

Lerby Eliandry merayakan gol Bali United saat melawan Persikabo dalam lanjutan Liga 1. (SALMAN TOYIBI/ JAWA POS)

Share this      

DENPASAR – Bali United tidak bisa menutup seri I dengan manis. Menghadapi Tira Persikabo, Serdadu Tridatu dipaksa imbang 1-1 dalam pekan keenam Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Senayan, Sabtu sore (2/10). Pelatig BU, Stafano Cugurra Teco pun menuding ada faktor wasit kegagalan BU meraih kemenangan atas Persikabo.

Pada menit ke-30, Bali United bahkan kebobolan lebih dulu melalui gol Dimas Drajad melalui assist dari Firza Andika dari sisi sayap kiri pertahanan Bali United.

Pertahanan Serdadu Tridatu kocar-kacir di babak pertama. Setelah gol dari skema umpan di sisi sayap kiri pertahanan mereka, Pelatih Bali United langsung mengganti Ricky fajrin di menit ke-46 dengan Michael Orah.

Baca juga: Terkait Kontroversi Penalti Persik, Begini Kata Pelatih Kiper BU

Sebelumnya, M. Rahmat bahkan lebih dulu diganti meskipun pertandingan baru berjalan delapan menit. Dia digantikan oleh Stefano Lilipaly. Di babak kedua, Bali United mencoba lebih menekan. Teco mengganti beberapa pemain untuk bisa menciptakan serangan.

Lerby Eliandry masuk menggantikan Rizky Pellu, Fahmi Al-Ayyubi menggantikan peran Melvin Platje, dan Brwa Nouri yang digantikan oleh Hariono.

Praktis Teco memakai semua jatah pergantian pemain. Strategi ini berbuah manis. Lerby Eliandry menjadi pahlawan Bali United setelah dia mampu menciptakan gol penyama kedudukan pada menit ke-88 setelah menerima assist dari Leonard Tupamahu.

Teco tentu sedikit kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya kali ini. Dia bahkan mengatakan jika Serdadu Tridatu layak untuk menjadi pemenang dalam pertandingan kali ini. Beberapa peluang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol.

Belum lagi Teco berbicara adanya faktor wasit yang kurang cermat dalam memimpin pertandingan. Katanya, seharusnya Serdadu Tridatu bisa mendapatkan penalti di babak pertama.

Selain itu di babak kedua, dua peluang hanya terkena tiang.

“Tira (Persikabo) main bagus di babak pertama. Bisa cetak gol lebih dulu. Tapi kami bisa dapat penalti di babak pertama. Wasit melihat, tapi tidak berikan penalti,” ucapnya saat sesi konferensi pers daring usai pertandingan kemarin.

“Kami harusnya bisa seri di babak pertama. Di babak kedua, kami lebih menyerang dan mengubah taktik. Ya seharusnya kami bisa menang,” tambah pelatih berpaspor Brasil ini.

Dengan hasil imbang ini, Bali United gagal menjadi pemuncak klasemen di seri pertama.

Di balik semua itu, Teco memuji penampilan Tira Persikabo. Baginya, Laskar Padjajaran dinilai punya kombinasi menyerang yang cukup baik.

“Mereka punya kualitas dan bisa mencetak gol dari kombinasi serta umpan bagus,” ucapnya.

Sementara itu Pelatih Tira Persikabo Igor Nikolayevich Kriushenko senang bisa menahan imbang Serdadu Tridatu. Secara beruntun, dia sudah menahan imbang Persib dan Bali United. Baginya, pertandingan melawan Bali United cukup berat.

“Berat, tapi pertandingan bagus juga. Terima kasih saya ucapkan kepada anak-anak yang sudah berjuang hingga detik terakhir. Meskipun penyelesaian akhir kurang, tapi saya senang dengan hasil ini. Bali (United) tidak bisa meraih tiga angka,” tutupnya.

(rb/lit/yor/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia