alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Perbekel Ungkap Penyebab Banjir karena Saluran Air Tersumbat Sampah

TABANAN  – Warga di Perumahan Taman Beji, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan benar-benar puyeng dengan keadaan banjir yang terus terjadi setiap hujan datang. Dalam sebulan, dua kali air merendam rumah mereka. Sekali merendam bisa berlangsung tiga hari. Perbekel Desa Banjar Anyar pun mengungkap penyebab banjir ini adalah saluran air yang tersumbat sampah.

 

Diketahui, pada 21 Desember 2021 Perumahan Taman Beji terendam banjir hingga tiga hari. Kemudian Jumat, 31 Desember 2021 banjir kembali terjadi di perumahan tersebut. Perumahan itu pun berubah bagaikan kolam ikan dengan ketinggian melebihi lutut orang dewasa. Genangan air juga masuk ke rumah-rumah warga.

 

Perbekel Desa Banjar Anyar I Made Budiana menyatakan, genangan air di perumahan tersebut sejatinya terjadi sejak tahun 2013. Pihaknya pun sudah melaporkan kepada BPBD dan Dinas PUPR Tabanan agar dapat dilakukan penanganan. Bahkan tembusan langsung kepada Dinas PU Provinsi.

Baca Juga:  Calon Perbekel Badung Diingatkan Soal TPS3R

 

“Saya kemarin berkali-kali konsultasi agar secepatnya dilakukan penanganan. Mengingat genangan air bisa menimbulkan sarang nyamuk. Kami juga di desa sudah berkirim surat ke Dinas PUPR Tabanan tembusan langsung PU Provinsi,” kata Perbekel Desa Banjar Anyar, I Made Budiana.

 

Budiana menyatakan, pihak BPBD dan Dinas PUPR Tabanan sudah sempat mengecek ke lokasi banjir. Kemudian diketahui penyebab genangan air karena adanya sampah dan bongkahan kayu yang tersumbat pada saluran terowongan air dengan kedalaman 5 meter.

 

“Karena dalamnya saluran air di terowongan dan banyak sampah. Penanganan harus dilakukan menggunakan alat berat dan harus dilakukan keruk ulang dan perbaikan,” katanya.

 

Namun, Budiana belum mengetahui kapan ada tindaklanjut dari Dinas PU Tabanan maupun Dinas PU Provinsi.

 

“Hingga kini kami masih menunggu tindak lanjut dari PUPR baik kabupaten dan provinsi,” jelas Budiana.

Baca Juga:  Hujan Deras, Jalan di Nusa Penida Kembali Jebol

 

Adanya genangan air BPBD Tabanan telah mencari solusi dengan membawa keluar air dari perumahan. Hanya karena luasan genangan atau volume air yang banyak sangat sulit dilakukan. Apalagi kondisi saat ini hujan terus terjadi.

 

“Kami berharap segera dapat ditangani kondisi genangan air oleh Dinas PUPR kabupaten dan Provinsi,” harapnya.

Sekadar diketahui, saluran air di Perumahan Taman Beji ini melintas di sepanjang timur Jalan Bingin Ambe. Di sepanjang saluran telabah (saluran subak) di Jalan Bingin Ambe ini sudah banyak bangunan hingga SMA 1 Kediri. Saluran ini juga melintas di belakang Rindam Kediri. Pada hulu saluran atau setelah Perumahan Taman Beji juga sudah padat bangunan dan rumah penduduk yang tembus di Jalan Ahmad Yani, atau Tabanan Square, dekat jalan masuk Perumahan Taman Sekar.  


TABANAN  – Warga di Perumahan Taman Beji, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan benar-benar puyeng dengan keadaan banjir yang terus terjadi setiap hujan datang. Dalam sebulan, dua kali air merendam rumah mereka. Sekali merendam bisa berlangsung tiga hari. Perbekel Desa Banjar Anyar pun mengungkap penyebab banjir ini adalah saluran air yang tersumbat sampah.

 

Diketahui, pada 21 Desember 2021 Perumahan Taman Beji terendam banjir hingga tiga hari. Kemudian Jumat, 31 Desember 2021 banjir kembali terjadi di perumahan tersebut. Perumahan itu pun berubah bagaikan kolam ikan dengan ketinggian melebihi lutut orang dewasa. Genangan air juga masuk ke rumah-rumah warga.

 

Perbekel Desa Banjar Anyar I Made Budiana menyatakan, genangan air di perumahan tersebut sejatinya terjadi sejak tahun 2013. Pihaknya pun sudah melaporkan kepada BPBD dan Dinas PUPR Tabanan agar dapat dilakukan penanganan. Bahkan tembusan langsung kepada Dinas PU Provinsi.

Baca Juga:  Hadapi Tahun Politik, Bupati Warning Perbekel Netral

 

“Saya kemarin berkali-kali konsultasi agar secepatnya dilakukan penanganan. Mengingat genangan air bisa menimbulkan sarang nyamuk. Kami juga di desa sudah berkirim surat ke Dinas PUPR Tabanan tembusan langsung PU Provinsi,” kata Perbekel Desa Banjar Anyar, I Made Budiana.

 

Budiana menyatakan, pihak BPBD dan Dinas PUPR Tabanan sudah sempat mengecek ke lokasi banjir. Kemudian diketahui penyebab genangan air karena adanya sampah dan bongkahan kayu yang tersumbat pada saluran terowongan air dengan kedalaman 5 meter.

 

“Karena dalamnya saluran air di terowongan dan banyak sampah. Penanganan harus dilakukan menggunakan alat berat dan harus dilakukan keruk ulang dan perbaikan,” katanya.

 

Namun, Budiana belum mengetahui kapan ada tindaklanjut dari Dinas PU Tabanan maupun Dinas PU Provinsi.

 

“Hingga kini kami masih menunggu tindak lanjut dari PUPR baik kabupaten dan provinsi,” jelas Budiana.

Baca Juga:  Hujan Lebat, Jalan Tertutup Banjir dan Lumpur di Gianyar

 

Adanya genangan air BPBD Tabanan telah mencari solusi dengan membawa keluar air dari perumahan. Hanya karena luasan genangan atau volume air yang banyak sangat sulit dilakukan. Apalagi kondisi saat ini hujan terus terjadi.

 

“Kami berharap segera dapat ditangani kondisi genangan air oleh Dinas PUPR kabupaten dan Provinsi,” harapnya.

Sekadar diketahui, saluran air di Perumahan Taman Beji ini melintas di sepanjang timur Jalan Bingin Ambe. Di sepanjang saluran telabah (saluran subak) di Jalan Bingin Ambe ini sudah banyak bangunan hingga SMA 1 Kediri. Saluran ini juga melintas di belakang Rindam Kediri. Pada hulu saluran atau setelah Perumahan Taman Beji juga sudah padat bangunan dan rumah penduduk yang tembus di Jalan Ahmad Yani, atau Tabanan Square, dekat jalan masuk Perumahan Taman Sekar.  


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/