alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Kakek 74 Tahun Ditemukan Tewas Tersangkut di Sungai

GIANYAR- Gusti Ngurah Aji Lanang,74, warga Banjar Tojan Tegal, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh ditemukan tak bernyawa di sungai.

 

Sebelum ditemukan tewas, keluarga kakek sempat mencari sejak Minggu (30/1). Ternyata, Selasa pagi (1/2) sekitar pukul 09.00, jasad Gusti Ngurah Aji Lanang ditemukan teronggok di Sungai Perangrungan, Banjar/Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh.

 

Informasi yang dihimpun, Aji Lanang meninggalkan rumah pada Minggu (30/1). Korban sempat dicari oleh pihak keluarga bersama warga. Namun, tidak ditemukan.

 

Akhirnya, pada Senin (31/1) pukul 10.00, pihak keluarga melapor ke Polsek Blahbatuh. Petunjuk hilangnya korban terkuak pada Selasa pagi. Keluarga menemukan sepeda gayung terparkir di tepi sawah. Pihak keluarga menelusuri keberadaan korban.

 

Saat itu Aji Lanang ditemukan meninggal dunia  tersangkut di aliran air sungai Pengrarungan yang berjarak sekitar 10 meter dari penemuan sepeda korban.

 

Kapolsek Blahbatuh, Kompol Suharto Giri membenarkan temuan jasad tersebut. Petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, PMI hingga BPBD turun ke sungai melakukan evakuasi.

 

“Pukul 10.00, mayat korban dapat diangkat dari sungai oleh petugas BPBD,” ujar Suharto Giri. Dijelaskan lebih lanjut, saat ditemukan korban dalam posisi telungkup, mengunakan kemeja biru lengan panjang dan celana pendek warna  biru hitam kotak-kotak.

 

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Sebab, posisi jenazah berada di bawah tebing. Untuk menjangkau lokasi kejadian, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggunakan tali.  “Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” jelas Kapolsek.

 

Setelah selesai pemeriksaan, jasad  korban dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil Ambulance PMI Gianyar. “Keterangan pihak keluarga bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan tidak mengizinkan untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya.



GIANYAR- Gusti Ngurah Aji Lanang,74, warga Banjar Tojan Tegal, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh ditemukan tak bernyawa di sungai.

 

Sebelum ditemukan tewas, keluarga kakek sempat mencari sejak Minggu (30/1). Ternyata, Selasa pagi (1/2) sekitar pukul 09.00, jasad Gusti Ngurah Aji Lanang ditemukan teronggok di Sungai Perangrungan, Banjar/Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh.

 

Informasi yang dihimpun, Aji Lanang meninggalkan rumah pada Minggu (30/1). Korban sempat dicari oleh pihak keluarga bersama warga. Namun, tidak ditemukan.

 

Akhirnya, pada Senin (31/1) pukul 10.00, pihak keluarga melapor ke Polsek Blahbatuh. Petunjuk hilangnya korban terkuak pada Selasa pagi. Keluarga menemukan sepeda gayung terparkir di tepi sawah. Pihak keluarga menelusuri keberadaan korban.

 

Saat itu Aji Lanang ditemukan meninggal dunia  tersangkut di aliran air sungai Pengrarungan yang berjarak sekitar 10 meter dari penemuan sepeda korban.

 

Kapolsek Blahbatuh, Kompol Suharto Giri membenarkan temuan jasad tersebut. Petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, PMI hingga BPBD turun ke sungai melakukan evakuasi.

 

“Pukul 10.00, mayat korban dapat diangkat dari sungai oleh petugas BPBD,” ujar Suharto Giri. Dijelaskan lebih lanjut, saat ditemukan korban dalam posisi telungkup, mengunakan kemeja biru lengan panjang dan celana pendek warna  biru hitam kotak-kotak.

 

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Sebab, posisi jenazah berada di bawah tebing. Untuk menjangkau lokasi kejadian, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggunakan tali.  “Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” jelas Kapolsek.

 

Setelah selesai pemeriksaan, jasad  korban dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil Ambulance PMI Gianyar. “Keterangan pihak keluarga bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan tidak mengizinkan untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/