alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Banyak Pelanggan Tak Kuat Bayar, PDAM Bebaskan Denda Keterlambatan

NEGARA– Akibat terdampak wabah pandemi Covid-19, banyak para pelanggan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Jembrana tak mampu bayar.

Untuk itu, guna meringankan beban pelanggan, pihak PDAM Tirta Amertha Jati Jembrana membuat kebijakan dengan membebaskan denda keterlambatan bagi pelanggan selama dua bulan.

Seperti disampaikan Direktur PDAM Tirta Amertha Jati Jembrana Ida Bagus Kertha Negara, Jumat (1/5).

Dijelaskan, bagi pelanggan yang terlambat membayar rekening tagihan bulanan selama bulan April dan Bulan Mei, tidak akan dikenakan denda keterlambatan.

Sambungan air PDAM pelanggan yang terlambat membayar rekening juga tidak akan disegel.

“Dengan pembebasan denda keterlambatan diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di tengah kondisi saat ini,” tegas Ida Bagus Kertha Negara, Jumat (1/5).

Baca Juga:  Minyak Goreng Swalayan Tabanan Dipastikan Rp14 Ribu, Tapi Stok Kosong

Keputusan memberikan pembebasan saksi keterlambatan membayar rekening air dua bulan itu, diakuinya berdasarkan rapat direksi bersama dewan pengawas dan asisten ii atas persetujuan Bupati Jembrana I Putu Artha.

“Keputusan akan dievaluasi tergantung pandemi Covid-19. Sementara dua bulan dulu tidak ada denda keterlambatan,” tegasnya.

Direktur menegaskan, pembebasan denda keterlambatan akan dipertimbangkan lagi jika dalam dua bulan terakhir kondisi belum normal. Pihaknya akan rapatkan lagi dengan dewan pengawas, asisten dua untuk kebijakan selanjutnya.



NEGARA– Akibat terdampak wabah pandemi Covid-19, banyak para pelanggan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Jembrana tak mampu bayar.

Untuk itu, guna meringankan beban pelanggan, pihak PDAM Tirta Amertha Jati Jembrana membuat kebijakan dengan membebaskan denda keterlambatan bagi pelanggan selama dua bulan.

Seperti disampaikan Direktur PDAM Tirta Amertha Jati Jembrana Ida Bagus Kertha Negara, Jumat (1/5).

Dijelaskan, bagi pelanggan yang terlambat membayar rekening tagihan bulanan selama bulan April dan Bulan Mei, tidak akan dikenakan denda keterlambatan.

Sambungan air PDAM pelanggan yang terlambat membayar rekening juga tidak akan disegel.

“Dengan pembebasan denda keterlambatan diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di tengah kondisi saat ini,” tegas Ida Bagus Kertha Negara, Jumat (1/5).

Baca Juga:  255 Pekerja di Gianyar Jadi Korban PHK, 9.942 Pekerja Dirumahkan

Keputusan memberikan pembebasan saksi keterlambatan membayar rekening air dua bulan itu, diakuinya berdasarkan rapat direksi bersama dewan pengawas dan asisten ii atas persetujuan Bupati Jembrana I Putu Artha.

“Keputusan akan dievaluasi tergantung pandemi Covid-19. Sementara dua bulan dulu tidak ada denda keterlambatan,” tegasnya.

Direktur menegaskan, pembebasan denda keterlambatan akan dipertimbangkan lagi jika dalam dua bulan terakhir kondisi belum normal. Pihaknya akan rapatkan lagi dengan dewan pengawas, asisten dua untuk kebijakan selanjutnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/