alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Pohon Beringin Ratusan Tahun Tumbang, Tujuh Bangunan Pura Rusak

GIANYAR – Pohon beringin berusia ratusan tahun tumbang menimpa pura Desa Pausan, di Desa Buahan Kaya, Kecamatan Payangan, Rabu malam (30/5) pukul 22.00.

Sebanyak 7 bangunan, baik palinggih dan bale rusak tertimpa batang beringin setinggi 30 meter.

Menurut Kelian Dinas Banjar Pausan, Ketut Suparjana, menyatakan situasi di desanya saat itu tidak ada angin dan hujan lebat.

Pohon yang diduga sudah lapuk dimakan usia itu mendadak tumbang. “Ada suara gemuruh, kami langsung mengecek sumber suara, ternyata dari pura,” ujar Suparjana.

Saat kejadian berlangsung, warga tidak begitu jelas memperhatikan situasi karena gelap. Akhirnya, warga sepakat untuk melakukan kerja bakti membersihkan puing reruntuhan.

Akibat bencana itu, ada 7 bangunan di pura itu yang rusak akibat tertimpa batang pohon.

Diantaranya, Palinggih Ratu Pura Desa, Gedong Kaen, Pelinggih Jero Bendesa, Palinggih Penyarikan, Palinggih Paruman, Padma dan Candi Pura. “Total ada 7 bangunan yang rusak,” tegasnya.

Baca Juga:  Dampak Cuaca Ekstrem, Dua Hari Dua Kabupaten di Bali Diterjang Bencana

Suparjana mengatakan saat Rabu pagi hingga sore yang bertepatan dengan perayaan Galungan, banyak krama yang bersembahyang di pura tersebut.

“Syukurnya tidak ada upacara yang berlangsung hingga malam, sehingga saat kejadian pohon tumbang di pura memang tidak ada orang,” jelasnya.

Saat kerja bakti Kamis pagi, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar ikut membantu dengan mengevakuasi material pohon yang menimpa bangunan pura.

Karena banyaknya material proses evakuasi tidak cukup dilakukan hingga Kamis sore kemarin.

“Kalau material yang merusak sejumlah bangunan pura itu sudah dibersihkan, cuma ada lagi material lain yang akan kembali dibersihkan besok (hari ini, red),” ujarnya.

Suparjana menambahkan, selama proses evakuasi berlangsung, pratima di pura tersebut sudah dipindahkan sementara ke mandala pura.

Baca Juga:  Pencarian Ibu yang Masuk Jurang Terkendala Arus Deras Tukad Petanu

Sementara akibat kejadian ini ditaksir memicu kerugian mencapai Rp 1,5 miliar. Perkiraan itu diambil dari nilai pendirian bangunan baru yang mencapai Rp 1 miliar, serta untuk biaya upacara perkirakan sampai Rp 500 juta.

“Itu baru perkiraan, selanjutnya seperti apa kami akan menunggu hasil paruman di desa,” ucapnya.

Kepala BPBD Gianyar AA Gde Oka Digjaya mengatakan, jajaranya sudah mulai melakukan evakuasi beringin yang tumbang di Pura Desa Pausan, Desa Buahan, Payangan.

“Proses evakuasi sudah berlangsung, dan akan dilanjutkan besok,” ungkapnya. Mengenai dana bencana, Digjaya menyerahkan sepenuhnya kepada warga setempat selaku pangempon pura.

“Untuk dana bencana, harus diajukan oleh warga, apa perlu atau tidak,” tukasnya. 



GIANYAR – Pohon beringin berusia ratusan tahun tumbang menimpa pura Desa Pausan, di Desa Buahan Kaya, Kecamatan Payangan, Rabu malam (30/5) pukul 22.00.

Sebanyak 7 bangunan, baik palinggih dan bale rusak tertimpa batang beringin setinggi 30 meter.

Menurut Kelian Dinas Banjar Pausan, Ketut Suparjana, menyatakan situasi di desanya saat itu tidak ada angin dan hujan lebat.

Pohon yang diduga sudah lapuk dimakan usia itu mendadak tumbang. “Ada suara gemuruh, kami langsung mengecek sumber suara, ternyata dari pura,” ujar Suparjana.

Saat kejadian berlangsung, warga tidak begitu jelas memperhatikan situasi karena gelap. Akhirnya, warga sepakat untuk melakukan kerja bakti membersihkan puing reruntuhan.

Akibat bencana itu, ada 7 bangunan di pura itu yang rusak akibat tertimpa batang pohon.

Diantaranya, Palinggih Ratu Pura Desa, Gedong Kaen, Pelinggih Jero Bendesa, Palinggih Penyarikan, Palinggih Paruman, Padma dan Candi Pura. “Total ada 7 bangunan yang rusak,” tegasnya.

Baca Juga:  Balita Itu Tertimpa Reruntuhan Bangunan Rumah

Suparjana mengatakan saat Rabu pagi hingga sore yang bertepatan dengan perayaan Galungan, banyak krama yang bersembahyang di pura tersebut.

“Syukurnya tidak ada upacara yang berlangsung hingga malam, sehingga saat kejadian pohon tumbang di pura memang tidak ada orang,” jelasnya.

Saat kerja bakti Kamis pagi, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar ikut membantu dengan mengevakuasi material pohon yang menimpa bangunan pura.

Karena banyaknya material proses evakuasi tidak cukup dilakukan hingga Kamis sore kemarin.

“Kalau material yang merusak sejumlah bangunan pura itu sudah dibersihkan, cuma ada lagi material lain yang akan kembali dibersihkan besok (hari ini, red),” ujarnya.

Suparjana menambahkan, selama proses evakuasi berlangsung, pratima di pura tersebut sudah dipindahkan sementara ke mandala pura.

Baca Juga:  Awas, Kerap Bekerja Lembur, Ngaku Kerap Pusing, Buruh Tewas di Teras

Sementara akibat kejadian ini ditaksir memicu kerugian mencapai Rp 1,5 miliar. Perkiraan itu diambil dari nilai pendirian bangunan baru yang mencapai Rp 1 miliar, serta untuk biaya upacara perkirakan sampai Rp 500 juta.

“Itu baru perkiraan, selanjutnya seperti apa kami akan menunggu hasil paruman di desa,” ucapnya.

Kepala BPBD Gianyar AA Gde Oka Digjaya mengatakan, jajaranya sudah mulai melakukan evakuasi beringin yang tumbang di Pura Desa Pausan, Desa Buahan, Payangan.

“Proses evakuasi sudah berlangsung, dan akan dilanjutkan besok,” ungkapnya. Mengenai dana bencana, Digjaya menyerahkan sepenuhnya kepada warga setempat selaku pangempon pura.

“Untuk dana bencana, harus diajukan oleh warga, apa perlu atau tidak,” tukasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/