alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Dikira Perahu Tanpa Awak di Karangasem, Ternyata Nelayannya Pingsan

AMLAPURA – Masyarakat pesisir Pantai Jasri, Kelurahan Subagan dibuat geger dengan temuan perahu nelayan tanpa awak pada Rabu (30/6) pagi. Namun setelah didekati petugas Basarnas Karangasem, ternyata ditemukan salah seorang nelayan pingsan di atas perahunya.

 

Nelayan tersebut adalah I Wayan Kaler, asal Bugbug Kaler, Karangasem. Selanjutnya petugas Basarnas melakukan evakuasi dan mendapatkan pertolongan medis.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Karangasem, Gusti Ngurah Eka Widnyana, mengatakan, perahu nelayan milik Merta ini pertama kali ditemukan mengambang oleh Wayan Tama yang sedang berada di lokasi.

 

Dia melihat perahu tersebut berputar-putar namun tanpa ditumpangi oleh orang. Kondisi ini membuat dirinya curiga dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor Basarnas Karangasem yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga:  Balai Arkeologi Pastikan Tumpukan Batu Aneh Ini Bukan Situs Kuno

 

“Kami lakukan pengecekan. Saat didekati ada orang tergeletak dan kami langsung evakuasi ke darat,” tuturya.


Setelah berhasil dievakusi ke darat, tim medis yang sudah menunggu pun langsung melakukan pemeriksaan. Beruntung kondisi kesehatannya dinyatakan tidak ada masalah serius.

 

“Mungkin cuma kelelehan saja. Tidak lama kemudian sudah sehat dan langsung dijemput keluarga untuk diajak pulang ke rumah,” kata Eka.


Pria asal Klungkung ini meminta agar nelayan memperhatikan kondisi kesehatan sebelum turun melaut. Selain itu juga tetap memperhatikan kondisi cuaca untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


AMLAPURA – Masyarakat pesisir Pantai Jasri, Kelurahan Subagan dibuat geger dengan temuan perahu nelayan tanpa awak pada Rabu (30/6) pagi. Namun setelah didekati petugas Basarnas Karangasem, ternyata ditemukan salah seorang nelayan pingsan di atas perahunya.

 

Nelayan tersebut adalah I Wayan Kaler, asal Bugbug Kaler, Karangasem. Selanjutnya petugas Basarnas melakukan evakuasi dan mendapatkan pertolongan medis.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Karangasem, Gusti Ngurah Eka Widnyana, mengatakan, perahu nelayan milik Merta ini pertama kali ditemukan mengambang oleh Wayan Tama yang sedang berada di lokasi.

 

Dia melihat perahu tersebut berputar-putar namun tanpa ditumpangi oleh orang. Kondisi ini membuat dirinya curiga dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor Basarnas Karangasem yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga:  Kafe Liar Delod Berawah Dipaksa Tutup, Cewek Kafe Diciduk Ramai-ramai

 

“Kami lakukan pengecekan. Saat didekati ada orang tergeletak dan kami langsung evakuasi ke darat,” tuturya.


Setelah berhasil dievakusi ke darat, tim medis yang sudah menunggu pun langsung melakukan pemeriksaan. Beruntung kondisi kesehatannya dinyatakan tidak ada masalah serius.

 

“Mungkin cuma kelelehan saja. Tidak lama kemudian sudah sehat dan langsung dijemput keluarga untuk diajak pulang ke rumah,” kata Eka.


Pria asal Klungkung ini meminta agar nelayan memperhatikan kondisi kesehatan sebelum turun melaut. Selain itu juga tetap memperhatikan kondisi cuaca untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/