alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Banyak Warga Tabanan Belum Divaksin Meski Vaksinasi Sudah 104 Persen

TABANAN – Warga Kabupaten Tabanan yang belum divaksin ternyata masih banyak. Padahal, capaian vaksinasi di Tabanan sudah lebih dari 100 persen. Persisnya 104 persen.

 

Masih banyaknya warga yang belum divaksin di Tabanan itu terungkap saat Polres Tabanan melakukan vaksinasi dengan membuka Gerai Vaksin di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Selasa (31/8).

 

“Kita menyisir lansia, ibu hamil dan anak-anak yang usia diatas umur 12 tahun yang belum divaksin. Kemudian warga yang gagal vaksin tahap 1, karena tak lulus screening,” kata Kabag Ops Polres Tabanan Kompol I Nengah Sudiarta saat melakukan pengawasan di gerai vaksin Polri di Gedung I Ketut Maria Tabanan.

 

Dia menyebut dari data yang ada di pihaknya ternyata masih menemukan warga Tabanan yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama. Setiap banjar dan desa ada sekitar 15 sampai 20 orang yang tercecer tidak mendapat vaksin dosis pertama.

- Advertisement -

 

Mereka tidak mendapatkan vaksin mulai karena faktor hamil, sakit hingga masalah lainnya.

 

“Sejumlah warga yang tercecer inilah yang kami sasar agar mendapat vaksin Covid-19 dosis pertama,” jelasnya.

Baca Juga:  Terekam CCTV, Terduga Pencuri HP di Tabanan Mencuri Sambil Bawa Anak

 

Vaksinasi Covid-19 dosis pertama yang digelar Polres Tabanan bersama TNI dan Dinas Kesehatan Tabanan. Bukan hanya mengkhusus kepada warga yang ber KTP Tabanan. Melainkan pula bagi warga luar KTP Tabanan.

“Jika ada warga belum terima vaksin dosis pertama KTP-nya luar Tabanan tetap kami layani,” bebernya.

 

Untuk dosis vaksin pihaknya menyiapkan sebanyak 1000 dosis vaksin hari ini. 1.000 vaksin ini pihaknya maksimal.

 

“Kemudian ada masyarakat yang belum kebagian vaksin hari ini kita akan gelar kembali. Dari data kami mendaftar sudah ada sebanyak 1.025 orang. Sementara ada sekitar 25 orang yang gagal vaksin hari ini dengan kendala tensi tinggi,” pungkasnya.

 

Sementara itu Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Tabanan I Nengah Suarma Putra tak menampik jika masih banyak Tabanan yang tercecer belum terima vaksin dosis pertama.

 

Cakupan vaksinasi Covid-19 di Tabanan berdasarkan data KPC PEN dan Pusdatin Kemenkes memang sudah mencapai 104,88 persen. Tetapi setelah dicek sesuai KTP yakni nama, alamat terungkap masih banyak warga Tabanan yang belum menerima vaksin dosis pertama.

Baca Juga:  Baru Datang dari Zona Merah di Jawa,4 Anak Punk Diamankan di Gilimanuk

 

Mengapa demikian, karena warga ber KTP luar Tabanan juga bisa mendapat vaksin di Tabanan. Seperti warga Denpasar, Badung, Jembrana dan kabupaten lainnya. Karena mereka mobilitas dan bekerja di Tabanan otomatis bisa menerima vaksin Covid-19.

 

“Jadi cakupan vaksinasi Covid-19 jika sesuai KTP belum mencapai 100 persen inilah yang kita genjot dan kita dorong agar semua warga Tabanan menerima vaksin dosis pertama sehingga terbentuk kekebalan kelompok,” terangnya.

 

Jika merujuk pada data yang ada di Dinas Disdukcapil Tabanan sasaran vaksinasi Covid-19 bagi warga Tabanan 326.879 dengan target 70 persen warga Tabanan harus mendapat vaksin dosis pertama dan kedua.

 

Mengenai ketersedian vaksin di Tabanan masih posisi aman saat ini. Stok vaksin mencapai 103.300 dosis. Dengan dengan rincian vaksin sinovac 20.840, astrazeneca 73.570, Moderna 8.890, Sinovarm 1735.

 

“Empat jenis vaksin tersebut kami terima per 25 Agustus lalu dan kini sudah disebar di fasilitas kesehatan yang ada di seluruh kecamatan Tabanan,” pungkasnya

- Advertisement -

TABANAN – Warga Kabupaten Tabanan yang belum divaksin ternyata masih banyak. Padahal, capaian vaksinasi di Tabanan sudah lebih dari 100 persen. Persisnya 104 persen.

 

Masih banyaknya warga yang belum divaksin di Tabanan itu terungkap saat Polres Tabanan melakukan vaksinasi dengan membuka Gerai Vaksin di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Selasa (31/8).

 

“Kita menyisir lansia, ibu hamil dan anak-anak yang usia diatas umur 12 tahun yang belum divaksin. Kemudian warga yang gagal vaksin tahap 1, karena tak lulus screening,” kata Kabag Ops Polres Tabanan Kompol I Nengah Sudiarta saat melakukan pengawasan di gerai vaksin Polri di Gedung I Ketut Maria Tabanan.

 

Dia menyebut dari data yang ada di pihaknya ternyata masih menemukan warga Tabanan yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama. Setiap banjar dan desa ada sekitar 15 sampai 20 orang yang tercecer tidak mendapat vaksin dosis pertama.

 

Mereka tidak mendapatkan vaksin mulai karena faktor hamil, sakit hingga masalah lainnya.

 

“Sejumlah warga yang tercecer inilah yang kami sasar agar mendapat vaksin Covid-19 dosis pertama,” jelasnya.

Baca Juga:  TERUNGKAP! Jumlah Tes Swab PCR di Bali Jauh Dari Ideal

 

Vaksinasi Covid-19 dosis pertama yang digelar Polres Tabanan bersama TNI dan Dinas Kesehatan Tabanan. Bukan hanya mengkhusus kepada warga yang ber KTP Tabanan. Melainkan pula bagi warga luar KTP Tabanan.

“Jika ada warga belum terima vaksin dosis pertama KTP-nya luar Tabanan tetap kami layani,” bebernya.

 

Untuk dosis vaksin pihaknya menyiapkan sebanyak 1000 dosis vaksin hari ini. 1.000 vaksin ini pihaknya maksimal.

 

“Kemudian ada masyarakat yang belum kebagian vaksin hari ini kita akan gelar kembali. Dari data kami mendaftar sudah ada sebanyak 1.025 orang. Sementara ada sekitar 25 orang yang gagal vaksin hari ini dengan kendala tensi tinggi,” pungkasnya.

 

Sementara itu Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Tabanan I Nengah Suarma Putra tak menampik jika masih banyak Tabanan yang tercecer belum terima vaksin dosis pertama.

 

Cakupan vaksinasi Covid-19 di Tabanan berdasarkan data KPC PEN dan Pusdatin Kemenkes memang sudah mencapai 104,88 persen. Tetapi setelah dicek sesuai KTP yakni nama, alamat terungkap masih banyak warga Tabanan yang belum menerima vaksin dosis pertama.

Baca Juga:  Jalan Masuk Pelabuhan Benyah Latig, PUTR Siapkan Anggaran Rp 3 Miliar

 

Mengapa demikian, karena warga ber KTP luar Tabanan juga bisa mendapat vaksin di Tabanan. Seperti warga Denpasar, Badung, Jembrana dan kabupaten lainnya. Karena mereka mobilitas dan bekerja di Tabanan otomatis bisa menerima vaksin Covid-19.

 

“Jadi cakupan vaksinasi Covid-19 jika sesuai KTP belum mencapai 100 persen inilah yang kita genjot dan kita dorong agar semua warga Tabanan menerima vaksin dosis pertama sehingga terbentuk kekebalan kelompok,” terangnya.

 

Jika merujuk pada data yang ada di Dinas Disdukcapil Tabanan sasaran vaksinasi Covid-19 bagi warga Tabanan 326.879 dengan target 70 persen warga Tabanan harus mendapat vaksin dosis pertama dan kedua.

 

Mengenai ketersedian vaksin di Tabanan masih posisi aman saat ini. Stok vaksin mencapai 103.300 dosis. Dengan dengan rincian vaksin sinovac 20.840, astrazeneca 73.570, Moderna 8.890, Sinovarm 1735.

 

“Empat jenis vaksin tersebut kami terima per 25 Agustus lalu dan kini sudah disebar di fasilitas kesehatan yang ada di seluruh kecamatan Tabanan,” pungkasnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/