alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Disdik Tabanan Bentuk Tim Monev Khusus Pelototi Prokes Saat PTM

TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan telah memutuskan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas mulai Jumat (1/10). Ini dilaksanakan pada jenjang pendidikan SD dan SMP.

 

Namun kunci dari PTM terbatas yakni bagaimana pada setiap sekolah menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat sehingga tidak terjadi penularan atau klaster baru Covid-19.

 

Antisipasi penularan Covid-19 pada sekolah-sekolah saat PTM dilaksanakan Dinas Pendidikan membentuk tim monitoring dan evaluasi (Monev) yang akan melakukan pengawasan secara khusus di setiap sekolah.

 

- Advertisement -

Bahkan tim Monev ini juga nantinya dibantu pengawasan secara langsung oleh Satgas Covid-19  termasuk dibantu aparat kepolisian Polres Tabanan.

 

Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Nyoman Putra ketika dikonfirmasi Kamis (30/9) menjelaskan, tim monev ini tugasnya untuk mengawasi pelaksanaan PTM terbatas.

Baca Juga:  Ratusan Ogoh-Ogoh Bisa Diarak Keliling dengan Syarat Jaga Prokes

 

Memastikan bahwa sekolah yang melakukan PTM terbatas sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Termasuk pula memastikan ketersedian sarana dan prasarana penunjang Covid-19.

 

“Sementara unsur dari tim monev internal Dinas Pendidikan Tabanan. Dalam satu tim terdiri dari lima orang yang mewilayahi dua kecamatan dan dipimpin satu kepala bidang,” ungkapnya.

 

Bila mana tim monev menemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan tentunya Kepala Sekolah akan diberikan teguran. Tim ini tiap harinya akan patroli menyasar sejumlah sekolah mulai dari jenjang PAUD sampai dengan SMP.

 

 

“Kalau sampai lebih dari satu kali ditemukan pelanggaran, meski tidak menjadi klaster baru, PTM di sekolah tersebut ditutup sementara untuk disempurnakan SOP prokesnya,” jelas Nyoman Putra.

Baca Juga:  Ribuan Pengungsi Gunung Agung Masih Bertahan di Tejakula

 

Nyoman Putra menegaskan keberadaan tim monev dibentukan Dinas Pendidikan Tabanan ini agar sekolah tidak lalai dalam menerapkan protokol kesehatan yang benar dan ketat selama PTM terbatas berjalan.

 

“Apalagi di sekolah sudah ada Satgas Covid-19 tingkat sekolah tapi tetap kami dukung dengan tim monev,” ucapnya.

- Advertisement -

- Advertisement -

TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan telah memutuskan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas mulai Jumat (1/10). Ini dilaksanakan pada jenjang pendidikan SD dan SMP.

 


Namun kunci dari PTM terbatas yakni bagaimana pada setiap sekolah menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat sehingga tidak terjadi penularan atau klaster baru Covid-19.

 

Antisipasi penularan Covid-19 pada sekolah-sekolah saat PTM dilaksanakan Dinas Pendidikan membentuk tim monitoring dan evaluasi (Monev) yang akan melakukan pengawasan secara khusus di setiap sekolah.

 

Bahkan tim Monev ini juga nantinya dibantu pengawasan secara langsung oleh Satgas Covid-19  termasuk dibantu aparat kepolisian Polres Tabanan.

 

Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Nyoman Putra ketika dikonfirmasi Kamis (30/9) menjelaskan, tim monev ini tugasnya untuk mengawasi pelaksanaan PTM terbatas.

Baca Juga:  Ratusan Ogoh-Ogoh Bisa Diarak Keliling dengan Syarat Jaga Prokes

 

Memastikan bahwa sekolah yang melakukan PTM terbatas sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Termasuk pula memastikan ketersedian sarana dan prasarana penunjang Covid-19.

 

“Sementara unsur dari tim monev internal Dinas Pendidikan Tabanan. Dalam satu tim terdiri dari lima orang yang mewilayahi dua kecamatan dan dipimpin satu kepala bidang,” ungkapnya.

 

Bila mana tim monev menemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan tentunya Kepala Sekolah akan diberikan teguran. Tim ini tiap harinya akan patroli menyasar sejumlah sekolah mulai dari jenjang PAUD sampai dengan SMP.

 

 

“Kalau sampai lebih dari satu kali ditemukan pelanggaran, meski tidak menjadi klaster baru, PTM di sekolah tersebut ditutup sementara untuk disempurnakan SOP prokesnya,” jelas Nyoman Putra.

Baca Juga:  Operasi Ketupat Agung 2021 Diklaim Efektif Menekan Penyebaran Covid-19

 

Nyoman Putra menegaskan keberadaan tim monev dibentukan Dinas Pendidikan Tabanan ini agar sekolah tidak lalai dalam menerapkan protokol kesehatan yang benar dan ketat selama PTM terbatas berjalan.

 

“Apalagi di sekolah sudah ada Satgas Covid-19 tingkat sekolah tapi tetap kami dukung dengan tim monev,” ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/