alexametrics
28.7 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Program KB untuk Pria, Siapa Takut?

RadarBali.com – Program kontrasepsi keluarga berencana (KB) bagi para pria, ternyata cukup diminati di Kabupaten Buleleng.

Terbukti cukup banyak pria yang bersedia menjalani program vasektomi alias KB pria itu. Bahkan realisasi program selalu lebih tinggi ketimbang target dari pemerintah pusat.

Selama ini pemerintah memang menggencarkan sosialisasi program KB bagi para. Setiap kali Tim Keluarga Berencana Kabupaten (TKBK) melakukan pemberdayaan di desa, sosialisasi mengenai program KB pria selalu diselipkan.

Pada tahun 2017 ini, pemerintah memasang target 28 orang pria yang mengikuti vasektomi. Hingga bulan November ini, ternyata sudah ada 36 orang yang mengikuti program tersebut.

Bahkan masih ada yang berminat melakukan kontrasepsi dengan metode operasi pria itu. “Sampai sekarang masih ada pelayanan. Peminat KB pria di Buleleng ini cukup banyak.

Baca Juga:  Gelar Nunas Ica Peneduh Gumi, Warga Diminta Tidak Keluar Rumah

Mungkin karena pikirannya lebih terbuka, jadi kami juga lebih mudah melakukan sosialisasi,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA), dr. Ni Made Sukarmini.

Menurut Sukarmini, para pria yang bersedia mengikuti vasektomi, akan digratiskan dari biaya operasi. Mereka juga akan diberi biaya insentif selama perawatan, untuk memastikan kondisinya benar-benar sembuh total.

Pemerintah ingin memastikan mereka tidak bekerja berat selama proses penyembuhan, karena potensi komplikasi pada masa perawatan cukup besar.

Biasanya sebelum mendaftarkan pria dalam program vasektomi, pemerintah selalu melakukan pendampingan secara intens.

“Kami ingin pastikan mereka benar-benar siap menjalani program ini. Karena setelah menjalani operasi, mereka tidak bisa mundur lagi.

Baca Juga:  Duh, Proyek Shortcut Singaraja – Denpasar Terkendala Pembebasan Lahan

Biasanya yang bersedia ini pria yang benar-benar matang dan sudah mempertimbangkan kondisi keluarganya,” imbuh Sukarmini.

Di samping vasektomi, pemerintah juga menggencarkan sejumlah metode kontrasepsi jangka panjang. Terutama untuk kalangan wanita.

Seperti kegiatan medis operasi wanita atau yang lebih dikenal dengan operasi steril, serta KB implant bagi wanita. 



RadarBali.com – Program kontrasepsi keluarga berencana (KB) bagi para pria, ternyata cukup diminati di Kabupaten Buleleng.

Terbukti cukup banyak pria yang bersedia menjalani program vasektomi alias KB pria itu. Bahkan realisasi program selalu lebih tinggi ketimbang target dari pemerintah pusat.

Selama ini pemerintah memang menggencarkan sosialisasi program KB bagi para. Setiap kali Tim Keluarga Berencana Kabupaten (TKBK) melakukan pemberdayaan di desa, sosialisasi mengenai program KB pria selalu diselipkan.

Pada tahun 2017 ini, pemerintah memasang target 28 orang pria yang mengikuti vasektomi. Hingga bulan November ini, ternyata sudah ada 36 orang yang mengikuti program tersebut.

Bahkan masih ada yang berminat melakukan kontrasepsi dengan metode operasi pria itu. “Sampai sekarang masih ada pelayanan. Peminat KB pria di Buleleng ini cukup banyak.

Baca Juga:  Gelar Nunas Ica Peneduh Gumi, Warga Diminta Tidak Keluar Rumah

Mungkin karena pikirannya lebih terbuka, jadi kami juga lebih mudah melakukan sosialisasi,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA), dr. Ni Made Sukarmini.

Menurut Sukarmini, para pria yang bersedia mengikuti vasektomi, akan digratiskan dari biaya operasi. Mereka juga akan diberi biaya insentif selama perawatan, untuk memastikan kondisinya benar-benar sembuh total.

Pemerintah ingin memastikan mereka tidak bekerja berat selama proses penyembuhan, karena potensi komplikasi pada masa perawatan cukup besar.

Biasanya sebelum mendaftarkan pria dalam program vasektomi, pemerintah selalu melakukan pendampingan secara intens.

“Kami ingin pastikan mereka benar-benar siap menjalani program ini. Karena setelah menjalani operasi, mereka tidak bisa mundur lagi.

Baca Juga:  Begini Kabar Terbaru Korban Selamat Tragedi Kecelakaan Maut di Gitgit

Biasanya yang bersedia ini pria yang benar-benar matang dan sudah mempertimbangkan kondisi keluarganya,” imbuh Sukarmini.

Di samping vasektomi, pemerintah juga menggencarkan sejumlah metode kontrasepsi jangka panjang. Terutama untuk kalangan wanita.

Seperti kegiatan medis operasi wanita atau yang lebih dikenal dengan operasi steril, serta KB implant bagi wanita. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/