alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Harga Beras dan Minyak Goreng di Klungkung Mulai Naik

SEMARAPURA- Harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Di antaranya ada beras dan minyak goreng. Hal itu membuat pedagang khawatir akan sepi pembeli mengingat daya beli masyarakat menurun lantaran terdampak pandemi Covid-19.

 

Salah seorang pedagang beras grosir di kawasan Pasar Galiran, Klungkung, Putu Diah Handiani, Selasa (30/11) menuturkan harga beras mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Bila sebelumnya harga beras jenis C4 lokal berkisar Rp 9.500 per kg menjadi Rp 9.700 per kg. Sedangkan beras premium yang sebelumnya Rp 10.500 kini berkisar Rp 11.500. “Awalnya beras yang datang dari Jawa saja yang naik. Namun sejak dua hari terakhir, beras lokal juga ikut naik,” katanya.

Baca Juga:  Berbatasan dengan Hutan Lindung, Perbekel Munduk Terus Awasi

 

Selain dipengaruhi adanya Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, menurutnya naiknya harga beras juga dikarenakan berakhirnya musim panen. Saat ini masuk dalam musim tanam padi. “Dan baru akan memasuki masa panen pada Maret- April 2022,” ujarnya.

 

Sementara itu, Surasta salah seorang pedagang minyak goreng curah mengungkapkan harga minyak goreng curah hampir setiap minggu mengalami kenaikan harga. Kenaikannya berkisar Rp 500 per liter. Sebelumnya harga minyak curah berkisar Rp 14 ribu – Rp 15 ribu per liter. Dan saat ini berkisar Rp 18 ribu per liter. “Jadi hampir setiap minggu harga minyaknya naik,” ungkapnya.

- Advertisement -

 

Kenaikan harga minyak curah membuatnya waswas. Sebab ia khawatir penjualannya akan menurun mengingat pelanggannya selama ini merupakan pedagang eceran dan pelaku UMKM. Apalagi perekonomian masyarakat hingga saat ini masih terdampak pandemi Covid-19. “Saya khawatir penjualan akan menurun karena harga minyak curah terus naik,” tandasnya.

Baca Juga:  Duh, Warga Gelar Banyu Pinaruh dekat Tumpukan Sampah
- Advertisement -

SEMARAPURA- Harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Di antaranya ada beras dan minyak goreng. Hal itu membuat pedagang khawatir akan sepi pembeli mengingat daya beli masyarakat menurun lantaran terdampak pandemi Covid-19.

 

Salah seorang pedagang beras grosir di kawasan Pasar Galiran, Klungkung, Putu Diah Handiani, Selasa (30/11) menuturkan harga beras mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Bila sebelumnya harga beras jenis C4 lokal berkisar Rp 9.500 per kg menjadi Rp 9.700 per kg. Sedangkan beras premium yang sebelumnya Rp 10.500 kini berkisar Rp 11.500. “Awalnya beras yang datang dari Jawa saja yang naik. Namun sejak dua hari terakhir, beras lokal juga ikut naik,” katanya.

Baca Juga:  Duh, Warga Gelar Banyu Pinaruh dekat Tumpukan Sampah

 

Selain dipengaruhi adanya Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, menurutnya naiknya harga beras juga dikarenakan berakhirnya musim panen. Saat ini masuk dalam musim tanam padi. “Dan baru akan memasuki masa panen pada Maret- April 2022,” ujarnya.

 

Sementara itu, Surasta salah seorang pedagang minyak goreng curah mengungkapkan harga minyak goreng curah hampir setiap minggu mengalami kenaikan harga. Kenaikannya berkisar Rp 500 per liter. Sebelumnya harga minyak curah berkisar Rp 14 ribu – Rp 15 ribu per liter. Dan saat ini berkisar Rp 18 ribu per liter. “Jadi hampir setiap minggu harga minyaknya naik,” ungkapnya.

 

Kenaikan harga minyak curah membuatnya waswas. Sebab ia khawatir penjualannya akan menurun mengingat pelanggannya selama ini merupakan pedagang eceran dan pelaku UMKM. Apalagi perekonomian masyarakat hingga saat ini masih terdampak pandemi Covid-19. “Saya khawatir penjualan akan menurun karena harga minyak curah terus naik,” tandasnya.

Baca Juga:  Diterjang Angin, Pohon Beringin Timpa Pura Puseh Kayubihi Bangli

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/