27.6 C
Denpasar
Tuesday, January 31, 2023

Duh, Diperbaiki, KMP Nusa Jaya Abadi Rusak Saat Uji Coba

SEMARAPURA (Kapal Motor Penumpang) Nusa Jaya Abadi diketahui mengalami gangguan pada teknis sistem penggerak (throttle microcomander) saat dilakukan uji coba pasca docking (perawatan) selama sebulan lebih, Selasa (29/11).

Gangguan pada navigasi elektronik kapal itu membuat kapal roro “pelat merah” tersebut tidak dapat menentukan arah dan posisi dengan akurat. Oleh karenanya penyeberangan dari Pelabuhan Padangbay-Pelabuhan Nusa Penida dan sebaliknya menggunakan KMP Nusa Jaya Abadi belum bisa terlayani.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, I Nyoman Sucitra, Rabu (30/11) mengungkapkan, KMP Nusa Jaya Abadi menjalani docking mulai 16 Oktober-25 November. Adapun pada Selasa (29/11) pagi, dilakukan uji coba dan terdeteksi ada gangguan pada navigasi elektronik kapal.

Sehingga saat berlayar dan sandar kapten kapal terpaksa menggunakan navigasi manual. “Gangguan terjadi pada teknis sistem penggerak (throttle microcomander) pada mesin utama bagian kiri kapal,” terangnya.

Baca Juga:  Karangasem Kejar Vaksinasi 5.000 Anak, Vaksin Booster Belum Jelas

Mengingat pentingnya navigasi elektronik kapal dalam menentukan arah dan posisi kapal, KMP Nusa Jaya Abadi diputuskan untuk tidak dioperasikan hingga perbaikan selesai. Adapun gangguan pada navigasi elektronik kapal roro ini sudah dicek secara teknis oleh petugas Balai Pengelolaan Transportasi Darat, Kemenhub RI. “Teknisinya rencananya besok akan mengecek. Tetapi kami belum tahu apakah langsung bisa melakukan perbaikan atau tidak. Sehingga kami belum bisa memastikan kapan KMP Nusa Jaya Abadi dapat kembali beroperasi. Perbaikan dilakukan di Pelabuhan Nusa Penida,” jelasnya.

Menurutnya komponen navigasi kapal roro tidak masuk dalam item docking tahun ini karena selama ini tidak ada masalah. Namun saat uji coba dan dicek, terjadi gangguan. Hal itu tidak terlepas dari kondisi kapal yang cukup tua. “Untuk perbaikan kami gunakan dana pemeliharaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ombak Besar, Overload, Dipaksa Turun Kapal Roro, Wisatawan Menangis

Untuk diketahui, sebelumnya Sucitra menjelaskan kegiatan docking KMP Nusa Jaya Abadi dianggarkan sebesar Rp 1,8 miliar tahun ini. Bila dibandingkan dengan anggaran docking tahun 2021 yang mencapai Rp 2,4 miliar, anggaran docking tahun ini jauh menurun.

Terbatasnya anggaran, menyebabkan kegiatan docking dilakukan dengan skala prioritas. “Karena tahun lalu banyak yang sudah diperbaiki,” katanya.

Dengan anggaran sebesar Rp 1,8 miliar, perawatan yang dilakukan meliputi pemeliharaan bawah air, mesin, ramdoor, deck, alat keselamatan, dan sertifikat.

“Selama kegiatan docking dilakukan, penyeberangan ke Nusa Penida melalui pelabuhan Padangbai dan sebaliknya dilakukan dengan dua LCT milik pihak swasta,” jelasnya. (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)

 

 

 



SEMARAPURA (Kapal Motor Penumpang) Nusa Jaya Abadi diketahui mengalami gangguan pada teknis sistem penggerak (throttle microcomander) saat dilakukan uji coba pasca docking (perawatan) selama sebulan lebih, Selasa (29/11).

Gangguan pada navigasi elektronik kapal itu membuat kapal roro “pelat merah” tersebut tidak dapat menentukan arah dan posisi dengan akurat. Oleh karenanya penyeberangan dari Pelabuhan Padangbay-Pelabuhan Nusa Penida dan sebaliknya menggunakan KMP Nusa Jaya Abadi belum bisa terlayani.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, I Nyoman Sucitra, Rabu (30/11) mengungkapkan, KMP Nusa Jaya Abadi menjalani docking mulai 16 Oktober-25 November. Adapun pada Selasa (29/11) pagi, dilakukan uji coba dan terdeteksi ada gangguan pada navigasi elektronik kapal.

Sehingga saat berlayar dan sandar kapten kapal terpaksa menggunakan navigasi manual. “Gangguan terjadi pada teknis sistem penggerak (throttle microcomander) pada mesin utama bagian kiri kapal,” terangnya.

Baca Juga:  Ombak Besar, Overload, Dipaksa Turun Kapal Roro, Wisatawan Menangis

Mengingat pentingnya navigasi elektronik kapal dalam menentukan arah dan posisi kapal, KMP Nusa Jaya Abadi diputuskan untuk tidak dioperasikan hingga perbaikan selesai. Adapun gangguan pada navigasi elektronik kapal roro ini sudah dicek secara teknis oleh petugas Balai Pengelolaan Transportasi Darat, Kemenhub RI. “Teknisinya rencananya besok akan mengecek. Tetapi kami belum tahu apakah langsung bisa melakukan perbaikan atau tidak. Sehingga kami belum bisa memastikan kapan KMP Nusa Jaya Abadi dapat kembali beroperasi. Perbaikan dilakukan di Pelabuhan Nusa Penida,” jelasnya.

Menurutnya komponen navigasi kapal roro tidak masuk dalam item docking tahun ini karena selama ini tidak ada masalah. Namun saat uji coba dan dicek, terjadi gangguan. Hal itu tidak terlepas dari kondisi kapal yang cukup tua. “Untuk perbaikan kami gunakan dana pemeliharaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tarif Kapal Roro Diusulkan Naik 17 Persen, Ini Pertimbangan Dishub…

Untuk diketahui, sebelumnya Sucitra menjelaskan kegiatan docking KMP Nusa Jaya Abadi dianggarkan sebesar Rp 1,8 miliar tahun ini. Bila dibandingkan dengan anggaran docking tahun 2021 yang mencapai Rp 2,4 miliar, anggaran docking tahun ini jauh menurun.

Terbatasnya anggaran, menyebabkan kegiatan docking dilakukan dengan skala prioritas. “Karena tahun lalu banyak yang sudah diperbaiki,” katanya.

Dengan anggaran sebesar Rp 1,8 miliar, perawatan yang dilakukan meliputi pemeliharaan bawah air, mesin, ramdoor, deck, alat keselamatan, dan sertifikat.

“Selama kegiatan docking dilakukan, penyeberangan ke Nusa Penida melalui pelabuhan Padangbai dan sebaliknya dilakukan dengan dua LCT milik pihak swasta,” jelasnya. (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)

 

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru