alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Anggota DPRD Dapat Jatah Prioritas Vaksin, Supriatna: Kami Tidak Minta

SINGARAJA – Proses vaksinasi covid-19 di Buleleng terus berlanjut. Selain tenaga kesehatan dan anggota Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, anggota dewan juga masuk dalam daftar prioritas penerima vaksin.

Kemarin para anggota dewan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjalani vaksinasi covid-19. Proses vaksinasi bagi anggota DPRD Buleleng dipusatkan di Ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD Buleleng.

Sementara vaksinasi bagi ASN dilakukan di dua lokasi. ASN yang bertugas di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Buleleng divaksin di Wantilan  Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng,

sementara ASN yang bertugas di Sekretariat DPRD Buleleng divaksin di Gedung DPRD Buleleng. Dalam proses vaksinasi itu, para penyintas covid-19 di DPRD Buleleng juga mengikuti vaksin.

Baca Juga:  Vaksin Covid Datang, Liga 1 Tak Kunjung Jelas, Coach Teco Mulai Gerah

Hingga kini ada 9 orang penyintas covid-19 di DPRD yang terdiri dari 7 orang anggota DPRD Buleleng dan 2 orang staf di Sekretariat DPRD Buleleng.

Hanya saja tak seluruh anggota DPRD Buleleng bisa mengikuti proses vaksinasi. Sebanyak dua orang tidak bisa mengikuti vaksinasi karena memiliki komorbid (penyakit bawaan).

Mereka adalah Made Sudiarta dari Fraksi Nasional Demokrat dan Ketut Patra dari Fraksi Golkar. Sudiarta diketahui memiliki penyakit bawaan sesak nafas, sementara Patra memiliki riwayat darah tinggi.

- Advertisement -

Selain itu ada 4 orang lain yang juga urung divaksin, karena tak hadir dalam rapat paripurna. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna mengatakan, anggota dewan baru tahu akan mendapat vaksin Senin (1/3) pagi, sebelum rapat paripurna.

Baca Juga:  PT GE Janji Kurangi Tenaga Kerja Asal Tiongkok

Sehingga pimpinan dewan memutuskan seluruh anggota wajib menjalani skrining. Apabila lolos skrining mereka wajib menerima vaksin, sekaligus menjadi contoh bagi konstituen mereka.

“Jujur saja, kami tidak pernah minta diprioritaskan. Tapi, dari satgas menginformasikan bahwa kami akan menerima vaksin.

Saya sendiri sudah dua kali divaksin, tidak ada kendala apapun. Saya harap anggota dan staf juga bisa menjadi contoh pada publik,” kata Supriatna. 

- Advertisement -

SINGARAJA – Proses vaksinasi covid-19 di Buleleng terus berlanjut. Selain tenaga kesehatan dan anggota Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, anggota dewan juga masuk dalam daftar prioritas penerima vaksin.

Kemarin para anggota dewan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjalani vaksinasi covid-19. Proses vaksinasi bagi anggota DPRD Buleleng dipusatkan di Ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD Buleleng.

Sementara vaksinasi bagi ASN dilakukan di dua lokasi. ASN yang bertugas di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Buleleng divaksin di Wantilan  Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng,

sementara ASN yang bertugas di Sekretariat DPRD Buleleng divaksin di Gedung DPRD Buleleng. Dalam proses vaksinasi itu, para penyintas covid-19 di DPRD Buleleng juga mengikuti vaksin.

Baca Juga:  Suwirta Kesal Masih Ada Dusun di Klungkung Belum Usulkan Bedah Rumah

Hingga kini ada 9 orang penyintas covid-19 di DPRD yang terdiri dari 7 orang anggota DPRD Buleleng dan 2 orang staf di Sekretariat DPRD Buleleng.

Hanya saja tak seluruh anggota DPRD Buleleng bisa mengikuti proses vaksinasi. Sebanyak dua orang tidak bisa mengikuti vaksinasi karena memiliki komorbid (penyakit bawaan).

Mereka adalah Made Sudiarta dari Fraksi Nasional Demokrat dan Ketut Patra dari Fraksi Golkar. Sudiarta diketahui memiliki penyakit bawaan sesak nafas, sementara Patra memiliki riwayat darah tinggi.

Selain itu ada 4 orang lain yang juga urung divaksin, karena tak hadir dalam rapat paripurna. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna mengatakan, anggota dewan baru tahu akan mendapat vaksin Senin (1/3) pagi, sebelum rapat paripurna.

Baca Juga:  Terancam Bangkrut, Dewan Desak Pemkab Lakukan Penyelamatan PD Pasar

Sehingga pimpinan dewan memutuskan seluruh anggota wajib menjalani skrining. Apabila lolos skrining mereka wajib menerima vaksin, sekaligus menjadi contoh bagi konstituen mereka.

“Jujur saja, kami tidak pernah minta diprioritaskan. Tapi, dari satgas menginformasikan bahwa kami akan menerima vaksin.

Saya sendiri sudah dua kali divaksin, tidak ada kendala apapun. Saya harap anggota dan staf juga bisa menjadi contoh pada publik,” kata Supriatna. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/