alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Astungkara, Gede Mangku: Sakit Saya Berlalu Berkat JKN – KIS

SINGARAJA – Pelayanan publik memang seharusnya adil bagi seluruh masyarakat, tidak terkecuali dengan pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan.

Seperti yang dirasakan oleh Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Gede Mangku, 55, saat ditemui tim Jamkesnews, Kamis (27/6) lalu.

Gede – sapaan akrabnya dengan bangga menceritakan pengalamannya saat menggunakan jaminan kesehatan dari program JKN-KIS ketika ia mengalami sakit.

“Beberapa waktu lalu saya saya sempat sakit, terdapat benjolan di paha saya dan harus dilakukan pengangkatan. Akhirnya saya melakukan serangkain

pelayanan kesehatan untuk pengangkatan daging pada paha saya di salah satu fasilitas kesehatan yang ada di Kota Singaraja,” kata Gede.

“Pelayanan yang saya peroleh di fasilitas kesehatan sangat memuaskan, tidak ada perbedaan pelayanan yang saya rasakan antara pasien umum dengan pasien dari

Baca Juga:  AWAS! Anjing Rabies Terkam Lima Warga, Satu Warga Belum Divaksin

peserta JKN-KIS seperti saya. Saya dilayani dengan sangat ramah dan cepat, program JKN-KIS memang adil dan tidak pandang bulu,” tutur pria asal Kota Singaraja ini.

Gede adalah seorang pekerja serabutan yang pekerjaan apapun dilakoni demi menyambung hidupnya dan keluarga.

Dia pun merasa sangat tertolong dengan adanya program JKN-KIS. Pasalnya, dia dan keluarga tidak perlu khawatir apabila jatuh sakit nanti.

“Saya peserta JKN-KIS dari segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD yang iurannya dibayari oleh pemerintah daerah karena saya tergolong warga tidak mampu.

Saya merasa sangat beruntung dengan adanya program JKN-KIS. Kini saya tidak perlu khawatir jika suatu saat  nanti saya dan keluarga jatuh sakit.

Karena saya dan keluarga telah terlindungi oleh program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan,” ungkapnya sambil menunjukkan kartu JKN-KIS

Baca Juga:  Longsor, Bangunan di Pura Manik Mas Klungkung Hancur

Ia pun dengan lantang mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap program JKN-KIS. “Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan

karena telah membiayai seluruh biaya pelayanan kesehatan saya tanpa biaya satu rupiah pun saat saya memperoleh pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Saya juga berterima kasih kepada pemerintah karena telah membayar iuran saya dan keluarga. Program JKN-KIS ini memang sangat membantu masyarakat,

terutama masyarakat yang kurang mampu seperti saya. Semoga program JKN-KIS ini semakin memberikan manfaat bagi masyarakat dan tentunya semakin mengkatkan mutu pelayanannya.

Kini saya bisa hidup sehat kembali, penyakit saya berlalu berkat program JKN-KIS yang tidak pernah pandang bulu,” tutupnya mengakhiri pembicaraan. (rba)

 

 



SINGARAJA – Pelayanan publik memang seharusnya adil bagi seluruh masyarakat, tidak terkecuali dengan pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan.

Seperti yang dirasakan oleh Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Gede Mangku, 55, saat ditemui tim Jamkesnews, Kamis (27/6) lalu.

Gede – sapaan akrabnya dengan bangga menceritakan pengalamannya saat menggunakan jaminan kesehatan dari program JKN-KIS ketika ia mengalami sakit.

“Beberapa waktu lalu saya saya sempat sakit, terdapat benjolan di paha saya dan harus dilakukan pengangkatan. Akhirnya saya melakukan serangkain

pelayanan kesehatan untuk pengangkatan daging pada paha saya di salah satu fasilitas kesehatan yang ada di Kota Singaraja,” kata Gede.

“Pelayanan yang saya peroleh di fasilitas kesehatan sangat memuaskan, tidak ada perbedaan pelayanan yang saya rasakan antara pasien umum dengan pasien dari

Baca Juga:  AWAS! Anjing Rabies Terkam Lima Warga, Satu Warga Belum Divaksin

peserta JKN-KIS seperti saya. Saya dilayani dengan sangat ramah dan cepat, program JKN-KIS memang adil dan tidak pandang bulu,” tutur pria asal Kota Singaraja ini.

Gede adalah seorang pekerja serabutan yang pekerjaan apapun dilakoni demi menyambung hidupnya dan keluarga.

Dia pun merasa sangat tertolong dengan adanya program JKN-KIS. Pasalnya, dia dan keluarga tidak perlu khawatir apabila jatuh sakit nanti.

“Saya peserta JKN-KIS dari segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD yang iurannya dibayari oleh pemerintah daerah karena saya tergolong warga tidak mampu.

Saya merasa sangat beruntung dengan adanya program JKN-KIS. Kini saya tidak perlu khawatir jika suatu saat  nanti saya dan keluarga jatuh sakit.

Karena saya dan keluarga telah terlindungi oleh program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan,” ungkapnya sambil menunjukkan kartu JKN-KIS

Baca Juga:  Defisit Akibat Peserta Bandel, BPJS Kesehatan Kena Denda 1 Persen

Ia pun dengan lantang mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap program JKN-KIS. “Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan

karena telah membiayai seluruh biaya pelayanan kesehatan saya tanpa biaya satu rupiah pun saat saya memperoleh pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Saya juga berterima kasih kepada pemerintah karena telah membayar iuran saya dan keluarga. Program JKN-KIS ini memang sangat membantu masyarakat,

terutama masyarakat yang kurang mampu seperti saya. Semoga program JKN-KIS ini semakin memberikan manfaat bagi masyarakat dan tentunya semakin mengkatkan mutu pelayanannya.

Kini saya bisa hidup sehat kembali, penyakit saya berlalu berkat program JKN-KIS yang tidak pernah pandang bulu,” tutupnya mengakhiri pembicaraan. (rba)

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/