alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Mulai Besok, Pembelajaran Tatap Muka di Buleleng Dihentikan

SINGARAJA– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng memutuskan menghentikan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) mulai Jumat (4/2) esok.

Keputusan itu diambil Disdikpora Buleleng pada Kamis (3/2) sore.

Keputusan mendadak itu diambil, lantaran terjadi peningkatan kasus yang cukup signifikan. “Terhitung mulai besok, PTM dihentikan sementara.

Dialihkan menjadi pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh.

Seluruh satuan pendidikan sudah kami surati,” kata Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika saat dihubungi Kamis petang.

Menurut Astika hal itu mengacu Surat Edaran Mendikbud Ristek Nomor 2 Tahun 2022. Dalam SE itu, Mendikbud menyatakan mengambil diskresi terkait pelaksanakan PTM terbatas yang diberlakukan selama beberapa pekan terakhir.

Dalam SE tersebut, Mendikbud memerintahkan agar pemerintah daerah memastikan penerapan protokol kesehatan di seluruh satuan pendidikan.

Baca Juga:  Jelang IMF – WB, Menteri ESDM Sebut Potensi Erupsi Gunung Agung Kecil

Selain itu pemerintah juga wajib melakukan survey kepatuhan serta surveilans epidemiologis pada satuan pendidikan.

“Kami juga mengikuti arahan dari Pak Gubernur. Bahwa untuk sementara waktu PTM terbatas dihentikan sampai dengan situasi kondusif. Apalagi saat ini terjadi peningkatan kasus secara masif,” jelas Astika.

Selain itu, Disdikpora juga meminta agar seluruh kegiatan olahraga, ekstrakurikuler, serta apel, ditiadakan untuk sementara waktu.

Sekolah juga diminta mengawal percepatan penuntasan vaksinasi bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik.

Lebih lanjut Astika mengatakan, pihaknya telah menyurati seluruh satuan pendidikan. Mulai dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi.

Instruksi penghentian kegiatan PTMT itu tertuang dalam Surat Nomor 420/3241/Skrt/II/2022 tertanggal 3 Februari 2022. “Seluruh satuan pendidikan kami minta menindaklanjuti surat tersebut,” tukasnya.

Baca Juga:  Pembelajaran Tatap Muka di Petang Badung Mulai Mei Tancap Gas

Untuk diketahui, kegiatan pembelajaran tatap muka di Kabupaten Buleleng, baru dimulai sejak Senin (10/1) lalu.

Itu artinya, belum genap sebulan pembelajaran tatap muka berlangsung, kini telah dihentikan kembali. Disdikpora Buleleng mencatat saat ini ada 9 sekolah yang menjadi klaster penularan covid-19.



SINGARAJA– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng memutuskan menghentikan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) mulai Jumat (4/2) esok.

Keputusan itu diambil Disdikpora Buleleng pada Kamis (3/2) sore.

Keputusan mendadak itu diambil, lantaran terjadi peningkatan kasus yang cukup signifikan. “Terhitung mulai besok, PTM dihentikan sementara.

Dialihkan menjadi pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh.

Seluruh satuan pendidikan sudah kami surati,” kata Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika saat dihubungi Kamis petang.

Menurut Astika hal itu mengacu Surat Edaran Mendikbud Ristek Nomor 2 Tahun 2022. Dalam SE itu, Mendikbud menyatakan mengambil diskresi terkait pelaksanakan PTM terbatas yang diberlakukan selama beberapa pekan terakhir.

Dalam SE tersebut, Mendikbud memerintahkan agar pemerintah daerah memastikan penerapan protokol kesehatan di seluruh satuan pendidikan.

Baca Juga:  Empat Proyek Rp40 M di Klungkung Dibatalkan untuk Tangani Covid-19

Selain itu pemerintah juga wajib melakukan survey kepatuhan serta surveilans epidemiologis pada satuan pendidikan.

“Kami juga mengikuti arahan dari Pak Gubernur. Bahwa untuk sementara waktu PTM terbatas dihentikan sampai dengan situasi kondusif. Apalagi saat ini terjadi peningkatan kasus secara masif,” jelas Astika.

Selain itu, Disdikpora juga meminta agar seluruh kegiatan olahraga, ekstrakurikuler, serta apel, ditiadakan untuk sementara waktu.

Sekolah juga diminta mengawal percepatan penuntasan vaksinasi bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik.

Lebih lanjut Astika mengatakan, pihaknya telah menyurati seluruh satuan pendidikan. Mulai dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi.

Instruksi penghentian kegiatan PTMT itu tertuang dalam Surat Nomor 420/3241/Skrt/II/2022 tertanggal 3 Februari 2022. “Seluruh satuan pendidikan kami minta menindaklanjuti surat tersebut,” tukasnya.

Baca Juga:  Covid Melonjak, Sekda Tabanan Ngaku Dilema antara Kesehatan Vs Ekonomi

Untuk diketahui, kegiatan pembelajaran tatap muka di Kabupaten Buleleng, baru dimulai sejak Senin (10/1) lalu.

Itu artinya, belum genap sebulan pembelajaran tatap muka berlangsung, kini telah dihentikan kembali. Disdikpora Buleleng mencatat saat ini ada 9 sekolah yang menjadi klaster penularan covid-19.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/