alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Cegah Teroris Obrak-abrik Bali, Tambah Personel Pol PP Jaga Gilimanuk

NEGARA – Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ditambah untuk pengamanan Pelabuhan Gilimanuk pasca teroris beraksi di Gereja Katedral, Makassar dan Mabes Polri.

Penebalan personil tersebut untuk memaksimalkan pemeriksaan warga yang masuk Bali melalui jalur darat untuk mencegah masuknya oknum

yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Bali di tengah eskalasi teror yang meningkat dalam beberapa hari terakhir ini.

Pemeriksaan warga yang akan masuk Bali diperketat dengan tambahan personil 20 orang dari petugas Sat Pol PP Proinsi Bali.

Petugas memeriksa identitas warga dan surat tes rapid antigen sebagai syarat warga bisa masuk ke Bali, sejak Kamis (1/4) malam lalu.

Baca Juga:  Sedih, Tertipu Uang Mainan Rp 50 Ribu, Begini Curhatan Dadong Taman

Penebalan jumlah petugas jaga di pos pemeriksaa KTP Pelabuhan Gilimanuk ini dilakukan guna mencegah masuknya pelaku teror yang berencana mengobrak abrik Bali.

Dari operasi gabungan dengan Satpol PP Jembrana dan Satpol PP Provinsi Kamis malam lalu, petugas mendapati 10 orang

tidak membawa surat rapid antigen dan 11 warga yang tidak menggunakan masker dan 4 warga yang salah penggunaan masker.

Bagi warga yang tidak membawa sirat rapid antigen diminta untuk menjalani rapid test di areal Pelabuhan Gilimanuk, sedangkan bagi warga yang tidak membawa masker hanya dikenai sanksi untuk membuat surat pernyataan.

Sekretaris Satpol PP Provinsi Bali I Gusti Agung Ngurah Partama mengatakan, penebalan personil untuk meningkatkan pengamanan do Pelabuhan Gilimanuk, untuk menjaga kenyamanan di wilayah Bali.

Baca Juga:  Kakek Pemulung Pelaku Penyekapan dan Pencabulan Cucu Sendiri Ditahan

“Faktor yang paling penting adalah kenyamanan daerah, kenyamanan wilayah karena ketika sudah merasa nyaman orang akan banyak datang berkunjung

ke Bali disinilah peran kami Satpol PP dan jajaran sebagai instansi pembantu gubernur sebagai perangkat daerah guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” terangnya.

Selain pemeriksaan identitas dan rapid test antigen, petugas dari TNI dan Polri melakukan pemeriksaan barang bawaan pelaku perjalanan dan kendaraan yang masuk Bali untuk mengantisipasi barang terlarang masuk Bali. 

- Advertisement -
- Advertisement -

NEGARA – Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ditambah untuk pengamanan Pelabuhan Gilimanuk pasca teroris beraksi di Gereja Katedral, Makassar dan Mabes Polri.

Penebalan personil tersebut untuk memaksimalkan pemeriksaan warga yang masuk Bali melalui jalur darat untuk mencegah masuknya oknum

yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Bali di tengah eskalasi teror yang meningkat dalam beberapa hari terakhir ini.


Pemeriksaan warga yang akan masuk Bali diperketat dengan tambahan personil 20 orang dari petugas Sat Pol PP Proinsi Bali.

Petugas memeriksa identitas warga dan surat tes rapid antigen sebagai syarat warga bisa masuk ke Bali, sejak Kamis (1/4) malam lalu.

Baca Juga:  Kasus Inkracht, Kejari Buleleng Musnahkan Puluhan Gram Sabu

Penebalan jumlah petugas jaga di pos pemeriksaa KTP Pelabuhan Gilimanuk ini dilakukan guna mencegah masuknya pelaku teror yang berencana mengobrak abrik Bali.

Dari operasi gabungan dengan Satpol PP Jembrana dan Satpol PP Provinsi Kamis malam lalu, petugas mendapati 10 orang

tidak membawa surat rapid antigen dan 11 warga yang tidak menggunakan masker dan 4 warga yang salah penggunaan masker.

Bagi warga yang tidak membawa sirat rapid antigen diminta untuk menjalani rapid test di areal Pelabuhan Gilimanuk, sedangkan bagi warga yang tidak membawa masker hanya dikenai sanksi untuk membuat surat pernyataan.

Sekretaris Satpol PP Provinsi Bali I Gusti Agung Ngurah Partama mengatakan, penebalan personil untuk meningkatkan pengamanan do Pelabuhan Gilimanuk, untuk menjaga kenyamanan di wilayah Bali.

Baca Juga:  Stop Operasi SAR, Gelar Ritual Kambing Poleng Temukan Dadong Tumpruh

“Faktor yang paling penting adalah kenyamanan daerah, kenyamanan wilayah karena ketika sudah merasa nyaman orang akan banyak datang berkunjung

ke Bali disinilah peran kami Satpol PP dan jajaran sebagai instansi pembantu gubernur sebagai perangkat daerah guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” terangnya.

Selain pemeriksaan identitas dan rapid test antigen, petugas dari TNI dan Polri melakukan pemeriksaan barang bawaan pelaku perjalanan dan kendaraan yang masuk Bali untuk mengantisipasi barang terlarang masuk Bali. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/