alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Awas Bahaya, Embung Besakih Tebar Bau Belerang Menyengat

RadarBali.com – Aktifitas Gunung Agung membuat embung Besakih, Karangasem mengalami keretakan di  beberapa sudut.

Bahkan, saat ini kandungan air embung Besakih disinyalir bercampur belerang. Akibatnya, ikan yang berada di dalam embung mati.

“Iya, ikan yang ada di embung banyak yang mati. Bau belerang juga menyengat,” ujar Danramil Rendang Kapten Ketut Sumendra kemarin.

Selama ini, embung yang berada di wilayah Temukus, Besakih tersebut memang kerap dimanfaatkan warga. Terutama untuk memasok kebutuhan air bersih bagi warga Dusun Angsoka, dan Kuduling Kerteg Besakih.

Air embung tersebut dipergunakan warga untuk air minum ternak. Selain itu, air embung ini juga dipergunakan untuk mengairi tanaman warga sekitar.

Baca Juga:  Peras Bos Art Shop, Dua Preman Terancam 9 Tahun

Hanya saja kemarin semua kebun warga dipastikan mengalami gagal panen. Tanaman jagung, bunga kemitir, cabai, dan yang lain sudah layu dan mati.

“Daun tanaman menguning karena kena debu,” ujarnya. Sepanjang jalan menuju Temukus pohon juga banyak yang merangas dan daunnya menguning.

Rumput gajah yang dipergunakan untuk pakan ternak warga juga sudah menguning. Terlihat juga hutan di lereng Gunung Agung menguning dan merangas.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, Pura Besakih terlihat sepi. Rumput yang ada di bencingah pura sudah mulai menguning.



RadarBali.com – Aktifitas Gunung Agung membuat embung Besakih, Karangasem mengalami keretakan di  beberapa sudut.

Bahkan, saat ini kandungan air embung Besakih disinyalir bercampur belerang. Akibatnya, ikan yang berada di dalam embung mati.

“Iya, ikan yang ada di embung banyak yang mati. Bau belerang juga menyengat,” ujar Danramil Rendang Kapten Ketut Sumendra kemarin.

Selama ini, embung yang berada di wilayah Temukus, Besakih tersebut memang kerap dimanfaatkan warga. Terutama untuk memasok kebutuhan air bersih bagi warga Dusun Angsoka, dan Kuduling Kerteg Besakih.

Air embung tersebut dipergunakan warga untuk air minum ternak. Selain itu, air embung ini juga dipergunakan untuk mengairi tanaman warga sekitar.

Baca Juga:  Siagakan 66 Personel di Zona Merah, Basarnas Kerahkan Tim Elite BSG

Hanya saja kemarin semua kebun warga dipastikan mengalami gagal panen. Tanaman jagung, bunga kemitir, cabai, dan yang lain sudah layu dan mati.

“Daun tanaman menguning karena kena debu,” ujarnya. Sepanjang jalan menuju Temukus pohon juga banyak yang merangas dan daunnya menguning.

Rumput gajah yang dipergunakan untuk pakan ternak warga juga sudah menguning. Terlihat juga hutan di lereng Gunung Agung menguning dan merangas.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, Pura Besakih terlihat sepi. Rumput yang ada di bencingah pura sudah mulai menguning.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/