alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Jasad Pelajar Tenggalam Belum Ditemukan, Hari Ini Pencarian Terakhir

NEGARA – Upaya pencarian Firdan, 15, pelajar peserta study tour ke Bali dari SMPN 16 Kota Malang penumpang kapal yang tercebur ke laut Selat Bali, hingga hari ini belum ditemukan.

Sebagai catatan, hari ini (4/5), merupakan hari terakhir upaya pencarian korban sebelum ditemukan.

Kasatpolair Polres Jembrana Iptu Edy Waluyo mengatakan, upaya pencarian hingga kemarin belum ditemukan.

Pihaknya bersama TNI AL dan Basarnas sudah menyisir sebagian besar perairan Selat Bali, namun belum menemukan keberadaan korban. “Sementara masih tetap dilakukan pencarian,” jelasnya.

Karena sesuai SOP upaya pencarian dilakukan selama tujuh hari, hari ini merupakan upaya pencarian terakhir. Masyarakat diminta untuk melaporkan jika menemukan korban pada pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti.

Baca Juga:  KERAS!! Minta Tak Aneh-aneh, Disdikpora “Warning” Pelaksanaan MPLS

Menurutnya, selama beberapa hari terakhir ini pihak keluarga korban menunggu korban bisa segera ditemukan.

Keluarga sempat berada di Gilimanuk selama dua hari, kemudian sejak empat hari terakhir berada di Banyuwangi. “Keluarga korban masih menunggu. Sekarang ada di Banyuwangi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu (28/4) dini hari lalu, Firdan, 15, seorang siswa peserta tour ke Bali dari SMPN 16 Kota Malang, terjatuh dari atas kapal saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Korban bersama teman-teman sekolahnya dari Malang menggunakan bus K 1568 BM menyeberang dari Pelabuhan Ketapang dengan KMP Karya Maritim 3,

sekitar pukul 23.40 wita bertolak dari Pelabuhan Ketapang. Sekitar 20 menit kemudian, korban yang berada di dek kapal tiba-tiba terjatuh. 

Baca Juga:  Alamak, Beli Anak Kijang di Jalan, Warga Pekutatan Dituntut 2 Bulan


NEGARA – Upaya pencarian Firdan, 15, pelajar peserta study tour ke Bali dari SMPN 16 Kota Malang penumpang kapal yang tercebur ke laut Selat Bali, hingga hari ini belum ditemukan.

Sebagai catatan, hari ini (4/5), merupakan hari terakhir upaya pencarian korban sebelum ditemukan.

Kasatpolair Polres Jembrana Iptu Edy Waluyo mengatakan, upaya pencarian hingga kemarin belum ditemukan.

Pihaknya bersama TNI AL dan Basarnas sudah menyisir sebagian besar perairan Selat Bali, namun belum menemukan keberadaan korban. “Sementara masih tetap dilakukan pencarian,” jelasnya.

Karena sesuai SOP upaya pencarian dilakukan selama tujuh hari, hari ini merupakan upaya pencarian terakhir. Masyarakat diminta untuk melaporkan jika menemukan korban pada pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Alamak, Beli Anak Kijang di Jalan, Warga Pekutatan Dituntut 2 Bulan

Menurutnya, selama beberapa hari terakhir ini pihak keluarga korban menunggu korban bisa segera ditemukan.

Keluarga sempat berada di Gilimanuk selama dua hari, kemudian sejak empat hari terakhir berada di Banyuwangi. “Keluarga korban masih menunggu. Sekarang ada di Banyuwangi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu (28/4) dini hari lalu, Firdan, 15, seorang siswa peserta tour ke Bali dari SMPN 16 Kota Malang, terjatuh dari atas kapal saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Korban bersama teman-teman sekolahnya dari Malang menggunakan bus K 1568 BM menyeberang dari Pelabuhan Ketapang dengan KMP Karya Maritim 3,

sekitar pukul 23.40 wita bertolak dari Pelabuhan Ketapang. Sekitar 20 menit kemudian, korban yang berada di dek kapal tiba-tiba terjatuh. 

Baca Juga:  Penyebrangan Banyuwangi-Lombok Beroperasi, Bali-Lombok Mulai Sepi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/