alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Sekolah Terendam Air Danau, Dewan Buleleng Minta…

PANCASARI – Puluhan orang siswa di SDN 4 Pancasari, kini terpaksa belajar di balai masyarakat. Mereka terpaksa pindah ruang belajar, karena ruang kelas mereka terendam luapan air Danau Buyan, sejak beberapa bulan terakhir.

Kini ada tiga ruang kelas di SDN 4 Pancasari yang terendam air danau. Dulunya ruang kelas itu digunakan untuk siswa kelas 4, kelas 5, dan kelas 6.

Anggota DPRD Buleleng Wayan Indrawan mendesak pemerintah mengambil langkah cepat menangani masalah tersebut.

Pasalnya, fenomena meluapnya air di Danau Buyan terjadi setiap lima tahun sekali. Legislator asal Desa Pancasari itu menyebut, sekolah sudah pernah mengalami masalah serupa.

Pada 2012 silam, juga menggenangi ruang kelas. Bahkan ruang kelas yang kini terendam air danau, baru direnovasi menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Baca Juga:  BADAH! Saling Tantang di HP, Dua Pemuda Buleleng Duel saat Kuningan

“Kami lebih cenderung ruang kelas ini dibuat bertingkat saja. Di bawah dibiarkan saja kosong, untuk tempat parkir.

Kami harap pemerintah segera melakukan langkah cepat. Kalau dibiarkan, tiga tahun lagi bisa terjadi lagi hal seperti ini,” tegas Indrawan. 



PANCASARI – Puluhan orang siswa di SDN 4 Pancasari, kini terpaksa belajar di balai masyarakat. Mereka terpaksa pindah ruang belajar, karena ruang kelas mereka terendam luapan air Danau Buyan, sejak beberapa bulan terakhir.

Kini ada tiga ruang kelas di SDN 4 Pancasari yang terendam air danau. Dulunya ruang kelas itu digunakan untuk siswa kelas 4, kelas 5, dan kelas 6.

Anggota DPRD Buleleng Wayan Indrawan mendesak pemerintah mengambil langkah cepat menangani masalah tersebut.

Pasalnya, fenomena meluapnya air di Danau Buyan terjadi setiap lima tahun sekali. Legislator asal Desa Pancasari itu menyebut, sekolah sudah pernah mengalami masalah serupa.

Pada 2012 silam, juga menggenangi ruang kelas. Bahkan ruang kelas yang kini terendam air danau, baru direnovasi menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Baca Juga:  Kerap Bengong, Pria Paro Baya Ditemukan Tewas Ulah Pati

“Kami lebih cenderung ruang kelas ini dibuat bertingkat saja. Di bawah dibiarkan saja kosong, untuk tempat parkir.

Kami harap pemerintah segera melakukan langkah cepat. Kalau dibiarkan, tiga tahun lagi bisa terjadi lagi hal seperti ini,” tegas Indrawan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/