alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Hujan Dua Hari Picu Longsor, Ratusan Warga Yehembeng Kauh Terisolir

NEGARA – Hujan deras yang terjadi sejak Rabu (2/9) sore hingga Kamis kemarin menyebabkan longsor di Banjar Sekar Kejula, Desa Yehembang Kauh, Mendoyo.

Karena material longsor menutup akses jalan, warga dua banjar terancam terisolir. Tebing yang longsor setinggi 30 meter pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 wita.

Longsor disebabkan hujan deras yang terjadi sejak sore. Material longsor menutup jalan sepanjang 20 meter, sehingga mengganggu aktivitas warga.

Sedangkan jalan alternatif harus ditempuh lebih jauh dan jalan masih tanah. “Jalan tertutup material, mengganggu aktivitas warga,” kata salah seorang warga.

Kepala Desa Yehembang Kauh Komang Darmawan mengatakan akibat longsor ini hampir 200 kepala keluarga di dua banjar yakni sebagian Banjar Sekar Kejula dan Banjar Kedisan terisolir.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Buleleng Sayangkan Memo Internal Dirut RS BaliMed

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Material longsor menutup akses jalan Yeh Embang Kedisan kurang lebih 160 KK dari wilayah Banjar Kedisan dan sepertiga dari wilayah segar kidule kurang lebih 35 KK,” jelasnya.

Agar akses jalan bisa segera dibuka, pihak desa mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsoran.

Pihaknya menjamin pembersihan material longsor ini akan selesai dilakukan dalam waktu sehari. Sehingga jalan yang tertutup longsor ini segera bisa dilalui warga. 



NEGARA – Hujan deras yang terjadi sejak Rabu (2/9) sore hingga Kamis kemarin menyebabkan longsor di Banjar Sekar Kejula, Desa Yehembang Kauh, Mendoyo.

Karena material longsor menutup akses jalan, warga dua banjar terancam terisolir. Tebing yang longsor setinggi 30 meter pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 wita.

Longsor disebabkan hujan deras yang terjadi sejak sore. Material longsor menutup jalan sepanjang 20 meter, sehingga mengganggu aktivitas warga.

Sedangkan jalan alternatif harus ditempuh lebih jauh dan jalan masih tanah. “Jalan tertutup material, mengganggu aktivitas warga,” kata salah seorang warga.

Kepala Desa Yehembang Kauh Komang Darmawan mengatakan akibat longsor ini hampir 200 kepala keluarga di dua banjar yakni sebagian Banjar Sekar Kejula dan Banjar Kedisan terisolir.

Baca Juga:  Disambar Petir saat Hujan Lebat, Vila Beratap Alang-alang Terbakar

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Material longsor menutup akses jalan Yeh Embang Kedisan kurang lebih 160 KK dari wilayah Banjar Kedisan dan sepertiga dari wilayah segar kidule kurang lebih 35 KK,” jelasnya.

Agar akses jalan bisa segera dibuka, pihak desa mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsoran.

Pihaknya menjamin pembersihan material longsor ini akan selesai dilakukan dalam waktu sehari. Sehingga jalan yang tertutup longsor ini segera bisa dilalui warga. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/