alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Pengelola Wisata Optimistis Pariwisata Bali Segera Pulih

DENPASAR-Sejumlah pengelola objek wisata di Bali optimistis jika pariwisata Bali bisa segera pulih.

 

Ada banyak faktor terkait keyakinan para pengelola objek wisata di Pulau Dewata Bali.

 

Pertama selain karena angka kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten/kota di Bali yang terus menurun. Juga angka kesembuhan pasien Covid yang terus meningkat drastis.

 

Selain itu, gencarnya sosialisasi, pengawasan, dan pantauan protokol kesehatan (Prokes) yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 juga diakui menjadi faktor penentu.

 

Kesadaran masyarakat untuk mentaati dan menerapkan Prokes seperti “3M” (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) juga diyakini akan makin menekan jumlah penularan dan paparan virus Corona di Bali.

 

Seperti disampaikan I Made Mohon, salah satu pengelola objek Wisata Sangeh (Monkey Forest Sangeh) di Abiansemal, Badung, Bali.

 

Ditemui Radarbali.id, Made Mohon mengaku optimistis jika pariwisata Bali akan segera pulih.

 

“Meskipun saat ini wisatawan asing belum ada karena belum dibuka. Namun dengan kedatangan wisatawan domestik (Wisdom) ke objek wisata Sangeh membuat kami optimistis kedepan akan segera ramai,”yakinnya.

 

Optimisme ramainya objek wisata Sangeh, lanjut Made Mohon juga terlihat dari kunjungan wisdom saat libur panjang cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW beberapa waktu lalu.

 

Disebutkan, dari rata-rata jumlah kunjungan, saat libur panjang, tercatat ada sekitar 100 -an lebih wisdom yang datang ke objek wisata Sangeh.

 

“Tentu dengan adanya geliat dan kunjungan wisatawan, tentu kami juga terus berbenah khususnya untuk menyiapkan prokes sesuai anjuran pemerintah. Baik pengecekan suhu tubuh bagi pengunjung, penyediaan sarana cuci tangan di lokasi wisata, penggunaan maskes bagi setiap pengunjung, dan pemantauan kepada pengunjung untuk menjaga jarak dan tidak berkerumun saat berwisata,”bebernya.

Kuncinya, imbuh Made Mohon, semua pihak baik pengelola wisata maupun pengunjung atau wisatawan sadar dan mentaati prokes sesuai anjuran pemerintah/ Satgas Penanganan Covid-19.

 

Sementara itu, dari pantauan di obyek wisata lainnya, sepeti di Bali Zoo, Bali Bird Park, Ceking, Pasar Seni Sukawati, Tirta Empul, Monkey Forest Ubud, Gianyar, Bali hampir sebagian besar pengelola objek wisata telah menerapkan prokes.

 

Selain menerapkan prokes ketat, petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Diskes, dan instansi terkait juga terus gencar melakukan pengawasan, pemantauan, dan inspeksi mendadak (sidak).

 

Bagi para pengunjung yang kedapatan melanggar, seperti tidak memakai masker, dan membuat kerumunan dilakukan teguran hingga pembinaan.

 

Terkait penerapan prokes ketat di objek wisata di Bali, salah seorang pengunjung objek wisata, Gusti Ayu Purnami mengaku tak masalah dijaga atau dipantau oleh aparat saat berwisata.

 

“Bagi kami tidak ada masalah karena tujuannya demi kebaikan bersama. Justru kami bersyukur dan senang sekaligus merasa nyaman saat liburan bersama keluarga karena ada yang mengingatkan,” pungkasnya.



DENPASAR-Sejumlah pengelola objek wisata di Bali optimistis jika pariwisata Bali bisa segera pulih.

 

Ada banyak faktor terkait keyakinan para pengelola objek wisata di Pulau Dewata Bali.

 

Pertama selain karena angka kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten/kota di Bali yang terus menurun. Juga angka kesembuhan pasien Covid yang terus meningkat drastis.

 

Selain itu, gencarnya sosialisasi, pengawasan, dan pantauan protokol kesehatan (Prokes) yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 juga diakui menjadi faktor penentu.

 

Kesadaran masyarakat untuk mentaati dan menerapkan Prokes seperti “3M” (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) juga diyakini akan makin menekan jumlah penularan dan paparan virus Corona di Bali.

 

Seperti disampaikan I Made Mohon, salah satu pengelola objek Wisata Sangeh (Monkey Forest Sangeh) di Abiansemal, Badung, Bali.

 

Ditemui Radarbali.id, Made Mohon mengaku optimistis jika pariwisata Bali akan segera pulih.

 

“Meskipun saat ini wisatawan asing belum ada karena belum dibuka. Namun dengan kedatangan wisatawan domestik (Wisdom) ke objek wisata Sangeh membuat kami optimistis kedepan akan segera ramai,”yakinnya.

 

Optimisme ramainya objek wisata Sangeh, lanjut Made Mohon juga terlihat dari kunjungan wisdom saat libur panjang cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW beberapa waktu lalu.

 

Disebutkan, dari rata-rata jumlah kunjungan, saat libur panjang, tercatat ada sekitar 100 -an lebih wisdom yang datang ke objek wisata Sangeh.

 

“Tentu dengan adanya geliat dan kunjungan wisatawan, tentu kami juga terus berbenah khususnya untuk menyiapkan prokes sesuai anjuran pemerintah. Baik pengecekan suhu tubuh bagi pengunjung, penyediaan sarana cuci tangan di lokasi wisata, penggunaan maskes bagi setiap pengunjung, dan pemantauan kepada pengunjung untuk menjaga jarak dan tidak berkerumun saat berwisata,”bebernya.

Kuncinya, imbuh Made Mohon, semua pihak baik pengelola wisata maupun pengunjung atau wisatawan sadar dan mentaati prokes sesuai anjuran pemerintah/ Satgas Penanganan Covid-19.

 

Sementara itu, dari pantauan di obyek wisata lainnya, sepeti di Bali Zoo, Bali Bird Park, Ceking, Pasar Seni Sukawati, Tirta Empul, Monkey Forest Ubud, Gianyar, Bali hampir sebagian besar pengelola objek wisata telah menerapkan prokes.

 

Selain menerapkan prokes ketat, petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Diskes, dan instansi terkait juga terus gencar melakukan pengawasan, pemantauan, dan inspeksi mendadak (sidak).

 

Bagi para pengunjung yang kedapatan melanggar, seperti tidak memakai masker, dan membuat kerumunan dilakukan teguran hingga pembinaan.

 

Terkait penerapan prokes ketat di objek wisata di Bali, salah seorang pengunjung objek wisata, Gusti Ayu Purnami mengaku tak masalah dijaga atau dipantau oleh aparat saat berwisata.

 

“Bagi kami tidak ada masalah karena tujuannya demi kebaikan bersama. Justru kami bersyukur dan senang sekaligus merasa nyaman saat liburan bersama keluarga karena ada yang mengingatkan,” pungkasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/