alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

Cuaca Buruk, Penyeberangan Ketapang Menuju Gilimanuk Bali Ditutup

NEGARA-Cuaca buruk terjadi di wilayah Ketapang, Banyuwangi, Jatim, Sabtu sore (5/1).

 

Akibat cuaca buruk, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk sempat ditutup selama satu jam.

 

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa dikonfirmasi terkait dengan penutupan aktivitas penyeberangan di perairan Selat Bali membenarkan.

 

Menurutnya, penutupan aktivitas penyeberangan terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi karena terjadi angin kencang. “Kalau di pelabuhan Gilimanuk normal, hanya di Ketapang yang ditutup,” jelasnya.

 

Dijelaskan, penutupan penyeberangan selama satu jam, itu terjadi antara pukul 15.40 wita hingga pukul 16.50 wita.

 

Penutupan dilakukan karena terjadi angin kencang dan berpotensi membahayakan penyeberangan.

 

Setelah dinyatakan aman untuk penyeberangan, pihak otoritas pelabuhan kembali membuka penyeberangan.

 

“Dampak penutupan tidak berdampak signifikan terhadap arus lalu lintas karena seluruh kendaraan sudah berada di dalam kapal.

Penumpukan kendaraan hanya terjadi di area pelabuhan karena cuaca tidak mendukung, kapal yang sudah berisi muatan terpaksa harus menunggu sampai kondisi aman,”tukasnya.

 

 

 



NEGARA-Cuaca buruk terjadi di wilayah Ketapang, Banyuwangi, Jatim, Sabtu sore (5/1).

 

Akibat cuaca buruk, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk sempat ditutup selama satu jam.

 

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa dikonfirmasi terkait dengan penutupan aktivitas penyeberangan di perairan Selat Bali membenarkan.

 

Menurutnya, penutupan aktivitas penyeberangan terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi karena terjadi angin kencang. “Kalau di pelabuhan Gilimanuk normal, hanya di Ketapang yang ditutup,” jelasnya.

 

Dijelaskan, penutupan penyeberangan selama satu jam, itu terjadi antara pukul 15.40 wita hingga pukul 16.50 wita.

 

Penutupan dilakukan karena terjadi angin kencang dan berpotensi membahayakan penyeberangan.

 

Setelah dinyatakan aman untuk penyeberangan, pihak otoritas pelabuhan kembali membuka penyeberangan.

 

“Dampak penutupan tidak berdampak signifikan terhadap arus lalu lintas karena seluruh kendaraan sudah berada di dalam kapal.

Penumpukan kendaraan hanya terjadi di area pelabuhan karena cuaca tidak mendukung, kapal yang sudah berisi muatan terpaksa harus menunggu sampai kondisi aman,”tukasnya.

 

 

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/