alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Bangunan SMKN 1 Tegalalang Gianyar Ambruk, Pekerja Lari Kocar-kacir

GIANYAR – Bangunan gudang di SMKN 1 Tegallalang di Banjar Pejeng Aji, Desa/ Kecamatan Tegallalang ambruk tergerus longsor pada Selasa (4/1) pukul 14.30. Sejumlah pekerja lari kocar-kacir menyelamatkan diri saat bangunan SMKN 1 Tegalalang itu akan ambruk.

 

Kepala SMKN 1 Tegalalang, I Wayan Semadi mengatakan gudang gamelan berukuran 3 x 8 meter tersebut roboh setelah jam pelajaran sekolah. Sehingga sekolah dalam keadaan sepi. Namun saat kejadian ada sejumlah pekerja sedang menggali pondasi tembok penyengker.

 

“Ada beberapa pekerja di bawah. Sedang menggali pondasi sisi barat bangunan. Pekerjanya berhasil lari menyelamatkan diri. Astungkara tidak ada korban,” ujar I Wayan Semadi.

 

Dikatakan Semadi, struktur bangunan mulai tampak ada tanda longsor pada Oktober 2021 lalu. Saat itu  tembok penyengker roboh sepanjang sekitar 24 meter.

Baca Juga:  Ditahan, Gaji dan Jabatan Oknum PNS Klungkung Segera Dipangkas

“Sebagai antisipasi agar gudang gamelan ini posisinya aman, kami sebenarnya sedang progres memperbaiki tembok penyengker. Tapi keburu roboh,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Tegalalang, AKP Made Sudita menyatakan bahwa bangunan itu memang diperuntukkan untuk menyimpan gong.

“Dan pada saat itu, ada orang bekerja di sekolah,” ujarnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa atau luka ketika bangunan SMKN 1 Tegalalang ambruk. “Nihil korban jiwa,” ujarnya.


GIANYAR – Bangunan gudang di SMKN 1 Tegallalang di Banjar Pejeng Aji, Desa/ Kecamatan Tegallalang ambruk tergerus longsor pada Selasa (4/1) pukul 14.30. Sejumlah pekerja lari kocar-kacir menyelamatkan diri saat bangunan SMKN 1 Tegalalang itu akan ambruk.

 

Kepala SMKN 1 Tegalalang, I Wayan Semadi mengatakan gudang gamelan berukuran 3 x 8 meter tersebut roboh setelah jam pelajaran sekolah. Sehingga sekolah dalam keadaan sepi. Namun saat kejadian ada sejumlah pekerja sedang menggali pondasi tembok penyengker.

 

“Ada beberapa pekerja di bawah. Sedang menggali pondasi sisi barat bangunan. Pekerjanya berhasil lari menyelamatkan diri. Astungkara tidak ada korban,” ujar I Wayan Semadi.

 

Dikatakan Semadi, struktur bangunan mulai tampak ada tanda longsor pada Oktober 2021 lalu. Saat itu  tembok penyengker roboh sepanjang sekitar 24 meter.

Baca Juga:  WNA di Buleleng Membeludak, Imigrasi Bentuk Tim Pora Kecamatan

“Sebagai antisipasi agar gudang gamelan ini posisinya aman, kami sebenarnya sedang progres memperbaiki tembok penyengker. Tapi keburu roboh,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Tegalalang, AKP Made Sudita menyatakan bahwa bangunan itu memang diperuntukkan untuk menyimpan gong.

“Dan pada saat itu, ada orang bekerja di sekolah,” ujarnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa atau luka ketika bangunan SMKN 1 Tegalalang ambruk. “Nihil korban jiwa,” ujarnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/