alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

PTM Disetop, Banyak Siswa di Badung Kecele dan Pulang Cepat

MANGUPURA– Seluruh siswa di Kabupaten Badung dan kabupaten/kota lainnya di Bali pulang lebih awal dari jam yang sudah ditentukan.

 

Hal itu terjadi lantaran pemerintah kompak memberhentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sedang berjalan.

 

Penyetopan PTM di Badung diputuskan setelah Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pelaksanaan penanganan Covid-19 di ruang pertemuan Kriya Gosana, Puspem Badung, Jumat (4/2) kemarin.

 

Rapat dihadiri Forkopimda Kabupaten Badung, bersama OPD terkait di Kabupaten Badung serta Camat Se-Kabupaten Badung.

 

Dijelaskan Arnawa, PTM dihentikan berdasar lonjakan kasus baru Covid-19 yang cukup signifikan di Badung.

 

Selain itu juga menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat dengan keluarnya surat edaran dari kementerian, termasuk arahan dari Gubernur Bali.

Baca Juga:  Disdik Jembrana Upayakan Ujian Akhir Tahun Digelar Tatap Muka

 

“Maka, di Kabupaten Badung untuk proses PTM dihentikan sementara,” tegas Arnawa.

 

Lebih lanjut dikatakan Arnawa, pelaksanaan PTM di Badung sifatnya dinamis bergantung situasi perkembangan Covid-19 ke depan.

 

Karena itu, Pemkab Badung akan terus melakukan evaluasi. Jika trennya naik, maka PTM akan ditutup sementara.

 

“Apabila Covid-19 melandai lagi, PTM akan dibuka lagi. Artinya pelaksanaan PTM dibadung ini sangat dinamis buka tutup tergantung situasi dan kondisi,” beber mantan Kepala Dinas Pendapatan itu.

 

Saat ini Satgas Covid-19 Badung telah mengevaluasi kesiapan infrastruktur pelayanan publik. Satgas Covid-19 Kabupaten Badung segera melakukan monitoring dan pengawasan ke lapangan, sehingga dapat dipastikan bahwa mitigasi penanganan Covid-19 di Badung sudah siap.

Baca Juga:  Pasir Berlimpah, Penambangan Liar, Kemana Tim Yustisi Klungkung?

 

“Kalau di lapangan ditemukan pelanggaran, kami perintahkan kepada Satpol PP untuk mengambil langkah-langkah penegakan hukum,” tukas pria asal Pecatu, Kuta Selatan, itu.



MANGUPURA– Seluruh siswa di Kabupaten Badung dan kabupaten/kota lainnya di Bali pulang lebih awal dari jam yang sudah ditentukan.

 

Hal itu terjadi lantaran pemerintah kompak memberhentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sedang berjalan.

 

Penyetopan PTM di Badung diputuskan setelah Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pelaksanaan penanganan Covid-19 di ruang pertemuan Kriya Gosana, Puspem Badung, Jumat (4/2) kemarin.

 

Rapat dihadiri Forkopimda Kabupaten Badung, bersama OPD terkait di Kabupaten Badung serta Camat Se-Kabupaten Badung.

 

Dijelaskan Arnawa, PTM dihentikan berdasar lonjakan kasus baru Covid-19 yang cukup signifikan di Badung.

 

Selain itu juga menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat dengan keluarnya surat edaran dari kementerian, termasuk arahan dari Gubernur Bali.

Baca Juga:  Lagi Sadap Tuak, Merdana Tewas Terjatuh dari Pohon Enau

 

“Maka, di Kabupaten Badung untuk proses PTM dihentikan sementara,” tegas Arnawa.

 

Lebih lanjut dikatakan Arnawa, pelaksanaan PTM di Badung sifatnya dinamis bergantung situasi perkembangan Covid-19 ke depan.

 

Karena itu, Pemkab Badung akan terus melakukan evaluasi. Jika trennya naik, maka PTM akan ditutup sementara.

 

“Apabila Covid-19 melandai lagi, PTM akan dibuka lagi. Artinya pelaksanaan PTM dibadung ini sangat dinamis buka tutup tergantung situasi dan kondisi,” beber mantan Kepala Dinas Pendapatan itu.

 

Saat ini Satgas Covid-19 Badung telah mengevaluasi kesiapan infrastruktur pelayanan publik. Satgas Covid-19 Kabupaten Badung segera melakukan monitoring dan pengawasan ke lapangan, sehingga dapat dipastikan bahwa mitigasi penanganan Covid-19 di Badung sudah siap.

Baca Juga:  FAKTA BARU! Obat Penggugur Dibeli Eks Pelajar SMK Tanpa Resep Dokter

 

“Kalau di lapangan ditemukan pelanggaran, kami perintahkan kepada Satpol PP untuk mengambil langkah-langkah penegakan hukum,” tukas pria asal Pecatu, Kuta Selatan, itu.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/