alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Bongkar Rumah Purnawirawan TNI, Temukan Peluru Aktif

NEGARA – Kegiatan gotong royong warga banjar Banyubiru, Kaliakah, Negara Minggu (4/3) pagi sempat terhenti. Sebab, di rumah yang akan dibongkar ditemukan puluhan peluru yang masih aktif.

Peluru aktif itu ditemukan di rumah almarhum H.Darlan K, seorang purnawirawan TNI AD berpangkat Pelda yang sudah dijual kepada pengurus Masjid Baiturrahim.

Oleh pengururus masjid rumah tersebut rencananya akan dibongkar. Nah, saat warga sedang membongkar rumah,

sekitar pukul 08.30 Arsyad alias Epeh, menantu almarhum yang memeriksa tas dari anyaman plastik di gudang menemukan peluru di dalamnya.

Peluru itu sebanyak 36 butir, kaliber 11 mm bertuliskan angka 45 dan 1961. Penemuan peluru itu mengundang perhatian warga yang bergotong royong membongkar rumah.

Baca Juga:  RSU Kertha Usada Singaraja Tingkatkan Kualitas Layanan Persalinan

Kemudian temuan 36 butir amonisi aktif tersebut dilaporkan ke Subdenpom IX/3-2 Negara Denpom IX/3 Denpasar dan selanjutnya dilakukan pengecekan dan peluru itu kemudian diamankan. 

Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok membenarkan penemuan 36 butir amonisi aktif di rumah almarhum purniwirawan TNI AD tersebut.

“Saat ini masih dilakukan penelitian terhadap amunisi tersebut. Semuanya masih aktif. Nanti akan diserahkan ke Makodim,” ungkapnya.



NEGARA – Kegiatan gotong royong warga banjar Banyubiru, Kaliakah, Negara Minggu (4/3) pagi sempat terhenti. Sebab, di rumah yang akan dibongkar ditemukan puluhan peluru yang masih aktif.

Peluru aktif itu ditemukan di rumah almarhum H.Darlan K, seorang purnawirawan TNI AD berpangkat Pelda yang sudah dijual kepada pengurus Masjid Baiturrahim.

Oleh pengururus masjid rumah tersebut rencananya akan dibongkar. Nah, saat warga sedang membongkar rumah,

sekitar pukul 08.30 Arsyad alias Epeh, menantu almarhum yang memeriksa tas dari anyaman plastik di gudang menemukan peluru di dalamnya.

Peluru itu sebanyak 36 butir, kaliber 11 mm bertuliskan angka 45 dan 1961. Penemuan peluru itu mengundang perhatian warga yang bergotong royong membongkar rumah.

Baca Juga:  Pansus PLP2B Serap Aspirasi Masyarakat

Kemudian temuan 36 butir amonisi aktif tersebut dilaporkan ke Subdenpom IX/3-2 Negara Denpom IX/3 Denpasar dan selanjutnya dilakukan pengecekan dan peluru itu kemudian diamankan. 

Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok membenarkan penemuan 36 butir amonisi aktif di rumah almarhum purniwirawan TNI AD tersebut.

“Saat ini masih dilakukan penelitian terhadap amunisi tersebut. Semuanya masih aktif. Nanti akan diserahkan ke Makodim,” ungkapnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/