alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Dramatis! Rumah di Gang Sempit Terbakar, 4 Mobil Damkar Sulit Masuk

NEGARA – Pemadaman api dalam kebakaran di sebuah rumah semi permanen di Banjar Bunut Bolong, Desa Manggisari, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, berlangsung dramatis. Rumah itu dilalap si jago merah Senin (5/4).

 

Karena berada di gang sempit, empat unit mobil pemadam yang datang sulit masuk ke lokasi. Akibatnya, proses pemadaman api menggunakan air dari bak penampungan warga. Kebakaran pun susah dikendalikan.

 

“Rumah dan isinya terbakar,” ujar Sudiarta.

 

- Advertisement -

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Jembrana I Putu Pranajaya mengatakan, kebakaran rumah I Made Sudiarta, 42, di Banjar Bunut Bolong terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Rumah yang terbakar semi permanen ukuran 6,5 x 5 meter berdinding batako setengah dan dinding kayu, atap asbes.

Baca Juga:  RSU Negara Akhirnya Punya Alat PCR untuk Diagnosis Covid-19

 

Dia menjelaskan, kebakaran tersebut diketahui pertama oleh anak korban, kemudian berteriak minta tolong pada tetangganya. Saat kembali ke rumahnya bersama warga lain, api sudah membesar dan membakar seluruh bagian rumah. Warga sudah berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terus membesar melalap rumah.

 

Mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi tidak bisa masuk karena lokasi. Akhirnya menggunakan air bak penampungan milik warga. “Air dari mobil pemadam digunakan untuk suplai air ke bak penampungan air milik warga untuk memadamkan api,” terangnya.

 

Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik dan menyambar bagian rumah yang mudah terbakar. Kebakaran yang melalap seluruh isi rumah tersebut menyebabkan korban mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta.

Baca Juga:  Imigrasi Buleleng Tunda Penerbitan 19 Paspor, Ini Alasannya...

- Advertisement -

NEGARA – Pemadaman api dalam kebakaran di sebuah rumah semi permanen di Banjar Bunut Bolong, Desa Manggisari, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, berlangsung dramatis. Rumah itu dilalap si jago merah Senin (5/4).

 

Karena berada di gang sempit, empat unit mobil pemadam yang datang sulit masuk ke lokasi. Akibatnya, proses pemadaman api menggunakan air dari bak penampungan warga. Kebakaran pun susah dikendalikan.

 

“Rumah dan isinya terbakar,” ujar Sudiarta.

 

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Jembrana I Putu Pranajaya mengatakan, kebakaran rumah I Made Sudiarta, 42, di Banjar Bunut Bolong terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Rumah yang terbakar semi permanen ukuran 6,5 x 5 meter berdinding batako setengah dan dinding kayu, atap asbes.

Baca Juga:  RSU Negara Akhirnya Punya Alat PCR untuk Diagnosis Covid-19

 

Dia menjelaskan, kebakaran tersebut diketahui pertama oleh anak korban, kemudian berteriak minta tolong pada tetangganya. Saat kembali ke rumahnya bersama warga lain, api sudah membesar dan membakar seluruh bagian rumah. Warga sudah berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terus membesar melalap rumah.

 

Mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi tidak bisa masuk karena lokasi. Akhirnya menggunakan air bak penampungan milik warga. “Air dari mobil pemadam digunakan untuk suplai air ke bak penampungan air milik warga untuk memadamkan api,” terangnya.

 

Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik dan menyambar bagian rumah yang mudah terbakar. Kebakaran yang melalap seluruh isi rumah tersebut menyebabkan korban mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta.

Baca Juga:  Polisi Amankan Senjata Tajam dan Korek Api, Ini Alasan Polisi…


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/