alexametrics
24.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Sungai di Kota Gianyar Tercemar Limbah

GIANYAR – Aliran sungai Teba Utu yang melintas di Kelurahan Abianbase, Gianyar kotor. Selain tercemar limbah dan sampah, dasar sungai terdapat endapan sehingga terjadi pendangkalan.

 

 

Menurut penuturan warga, dulu sungai ini cukup bersih. “Dulu zaman saya muda, dipakai mandi ini. Sekarang banyak sampah. Semuanya buang limbah kamar mandi ke sini. Gak ada yang berani mandi di sungai sekarang,” ujarnya kemarin (5/6).

 

 

Menurutnya, aliran yang mengalir dari Kelurahan Beng itu melewati Pasar Gianyar kemudian ke Abianbase. “Kadang ada petugas membersihkan. Tapi tetap begini. Sekarang hampir tidak ada yang memanfaatkan, kotor,” jelas warga. 

 

Dia mengenang, zaman Bupati Anak Agung Bharata, Dinas Lingkungan Hidup Gianyar sempat mengerahkan seluruh pegawai membersihkan sungai Tebe Utu tersebut. Hasilnya sungai kembali bersih, meski pun warga yang memanfaatkan tidak begitu banyak. 

Baca Juga:  Parah! Proyek Jalan di Celuk Gianyar Makan Korban Laka Lantas

 

Situasi ini bertahan hingga awal-awal kepemimpinan Bupati Mahayastra, sungai masih bersih. Bahkan dari kelurahan rutin bersama TNI dan Polri melakukan pembersihan di hulu dekat pasar Gianyar. 

 

Lurah Gianyar, I Made Setiawan saat dihubungi mengaku sudah melakukan upaya untuk menjaga sungai. Dengan langsung turun kelapangan membersihkan sungai tersebut bersama TNI dan Polri. 

 

 

“Kami di Kelurahan ikut bersama menjaga kebersihan lingkungan bersama warga sekitar. Dengan langsung turun ke sungai bergotong royong  dengan melibatkan TNI dan Polri, namun tetap juga ada pembuangan sampah ke sungai,” jelasnya.

 

 

Upaya pembersihan terakhir, berlangsung awal 2020 lalu. “Terakhir kami lakukan sebelum covid-19,” jelasnya. 

Baca Juga:  Terkait Korupsi Bedah Rumah, Dua Kabid Diperiksa Kejari Karangasem

 

Pihaknya juga akan berkoordinasi lagi dengan DLH. Karena masalah kebersihan sungai juga bagian dari yang membidangi tersebut.


GIANYAR – Aliran sungai Teba Utu yang melintas di Kelurahan Abianbase, Gianyar kotor. Selain tercemar limbah dan sampah, dasar sungai terdapat endapan sehingga terjadi pendangkalan.

 

 

Menurut penuturan warga, dulu sungai ini cukup bersih. “Dulu zaman saya muda, dipakai mandi ini. Sekarang banyak sampah. Semuanya buang limbah kamar mandi ke sini. Gak ada yang berani mandi di sungai sekarang,” ujarnya kemarin (5/6).

 

 

Menurutnya, aliran yang mengalir dari Kelurahan Beng itu melewati Pasar Gianyar kemudian ke Abianbase. “Kadang ada petugas membersihkan. Tapi tetap begini. Sekarang hampir tidak ada yang memanfaatkan, kotor,” jelas warga. 

 

Dia mengenang, zaman Bupati Anak Agung Bharata, Dinas Lingkungan Hidup Gianyar sempat mengerahkan seluruh pegawai membersihkan sungai Tebe Utu tersebut. Hasilnya sungai kembali bersih, meski pun warga yang memanfaatkan tidak begitu banyak. 

Baca Juga:  Jalanan di Klungkung Gelap, Dishub Klungkung Butuh Rp 20 Miliar

 

Situasi ini bertahan hingga awal-awal kepemimpinan Bupati Mahayastra, sungai masih bersih. Bahkan dari kelurahan rutin bersama TNI dan Polri melakukan pembersihan di hulu dekat pasar Gianyar. 

 

Lurah Gianyar, I Made Setiawan saat dihubungi mengaku sudah melakukan upaya untuk menjaga sungai. Dengan langsung turun kelapangan membersihkan sungai tersebut bersama TNI dan Polri. 

 

 

“Kami di Kelurahan ikut bersama menjaga kebersihan lingkungan bersama warga sekitar. Dengan langsung turun ke sungai bergotong royong  dengan melibatkan TNI dan Polri, namun tetap juga ada pembuangan sampah ke sungai,” jelasnya.

 

 

Upaya pembersihan terakhir, berlangsung awal 2020 lalu. “Terakhir kami lakukan sebelum covid-19,” jelasnya. 

Baca Juga:  BIBU Ngaku Tak Pernah Janji Ground Breaking, Sebut Statement Wagub

 

Pihaknya juga akan berkoordinasi lagi dengan DLH. Karena masalah kebersihan sungai juga bagian dari yang membidangi tersebut.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/