alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Ini Lho Contoh Pakaian yang Pantas untuk Sembahyang ke Pura…

RadarBali.com – Pakaian adat ke pura yang dikenakan warga belakangan ini banyak yang melenceng dari pakem.

Agar tidak semakin melenceng, maka perlu dicontohkan pakaian adat ke pura yang benar sesuai pakem agama Hindu.

Untuk mencontohkan pakaian ke pura yang benar itu dilakukan dengan menggelar lomba fashion show busana adat ke pura untuk anak-anak.

Lomba di gelar Jumat (4/8) di Gedung Kesenian Bung Karno diikuti oleh puluhan peserta anak-anak sekolah dasar se- Jembrana.

Setiap peserta diwajibkan mengenakan kain songket khas Jembrana. “Lomba fashion show busana adat ke pura ini bisa memberikan contoh kepada generasi muda tentang bagaimana berbusana adat terutama ke busana adat ke pura yang baik dan benar serta tidak menyimpang dari etika dan kesopanan,” ujar Bupati Jembrana I Putu Artha.

Baca Juga:  Bupati Tamba Tanam Bambu Hingga Tebar Ribuan Benih Ikan Nila

Semenntara itu I Komang Mahendra Ogi Sastrawan, salah satu peserta mengaku dengan mengikuti lomba ini mendapat pengalaman fashion show.

Begitupula dengan  Cahya Megi Swari. Meski grogi, namun tetap senang bisa ikut lomba pakaian adat ke pura. “ Grogi dikit, tapi senang lomba pakai kamben, sama kebaya dan selendang,” ucapnya



RadarBali.com – Pakaian adat ke pura yang dikenakan warga belakangan ini banyak yang melenceng dari pakem.

Agar tidak semakin melenceng, maka perlu dicontohkan pakaian adat ke pura yang benar sesuai pakem agama Hindu.

Untuk mencontohkan pakaian ke pura yang benar itu dilakukan dengan menggelar lomba fashion show busana adat ke pura untuk anak-anak.

Lomba di gelar Jumat (4/8) di Gedung Kesenian Bung Karno diikuti oleh puluhan peserta anak-anak sekolah dasar se- Jembrana.

Setiap peserta diwajibkan mengenakan kain songket khas Jembrana. “Lomba fashion show busana adat ke pura ini bisa memberikan contoh kepada generasi muda tentang bagaimana berbusana adat terutama ke busana adat ke pura yang baik dan benar serta tidak menyimpang dari etika dan kesopanan,” ujar Bupati Jembrana I Putu Artha.

Baca Juga:  Soal Tunggakan Piutang Pajak, Sanksi Bunga dan Denda Dihapus

Semenntara itu I Komang Mahendra Ogi Sastrawan, salah satu peserta mengaku dengan mengikuti lomba ini mendapat pengalaman fashion show.

Begitupula dengan  Cahya Megi Swari. Meski grogi, namun tetap senang bisa ikut lomba pakaian adat ke pura. “ Grogi dikit, tapi senang lomba pakai kamben, sama kebaya dan selendang,” ucapnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/