alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Gempa Lombok Bergetar hingga Jembrana, Ini Dampaknya…

NEGARA – Gempa yang terjadi di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), berdampak pada wilayah Kabupaten Jembrana.

Getaran gempa yang terasa cukup keras hingga ke Bali Barat membuat sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Informasi dari Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila Permana, gempa menyebabkan kerusakan pada tembok garasi di rumah Putu Utama Yasa, di Kelurahan Sangakargung, Kecamatan Jembrana.

Sementara di Lingkungan Mertasari, tembok penyeker rumah sepanjang 10 meter, milik Wayan Kila roboh.

Tembok rumah rumah Wayan Suka, di Banjar Tegal Berkis, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, tembok sepanjang 3 meter jebol.

“Tidak berani masuk rumah, takut ada gempa lagi,” kata Wayan Suka, ditemui di rumahnya. Selain itu, kantor Desa Penyaringan juga mengalami kerusakan pada candi bentar di depan kantor Desa Penyaringan.

Baca Juga:  Bupati Suwirta Temukan Sampah Tak Terpilah dan Tak Sesuai Jadwal

Namun kerusakan hanya ringan, bagian candi bentar patah akibat tertimpa reruntuhan genteng kantor desa.

Sampai saat ini, BPBD Jembrana melakukan pendataan dampak gempa. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk melaporkan pada BPBD Jembrana jika ada kerusakan akibat gempa. “Sementara belum ada laloran korban jiwa,” terangnya.



NEGARA – Gempa yang terjadi di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), berdampak pada wilayah Kabupaten Jembrana.

Getaran gempa yang terasa cukup keras hingga ke Bali Barat membuat sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Informasi dari Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila Permana, gempa menyebabkan kerusakan pada tembok garasi di rumah Putu Utama Yasa, di Kelurahan Sangakargung, Kecamatan Jembrana.

Sementara di Lingkungan Mertasari, tembok penyeker rumah sepanjang 10 meter, milik Wayan Kila roboh.

Tembok rumah rumah Wayan Suka, di Banjar Tegal Berkis, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, tembok sepanjang 3 meter jebol.

“Tidak berani masuk rumah, takut ada gempa lagi,” kata Wayan Suka, ditemui di rumahnya. Selain itu, kantor Desa Penyaringan juga mengalami kerusakan pada candi bentar di depan kantor Desa Penyaringan.

Baca Juga:  “Angkat Bendera Putih”, Tabanan Ngaku Sudah Tak Mampu Bayar TPP PNS

Namun kerusakan hanya ringan, bagian candi bentar patah akibat tertimpa reruntuhan genteng kantor desa.

Sampai saat ini, BPBD Jembrana melakukan pendataan dampak gempa. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk melaporkan pada BPBD Jembrana jika ada kerusakan akibat gempa. “Sementara belum ada laloran korban jiwa,” terangnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/