alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Naik Truk, Tiga Remaja Punk Diturunkan Paksa di Kota Negara

NEGARA – Tiga orang remaja dari luar Bali, diturunkan paksa di jalan oleh sopir truk yang mereka tumpangi.

Tiga remaja asal Pasuruan, Jawa Timur, ini nekat naik truk dari Pelabuhan Gilimanuk tujuan Denpasar tanpa sepengetahuan sopir.

Ketiga remaja, dua pria dan satu perempuan ini diturunkan paksa setelah sopir mengetahui ada penumpang gelap di bak belakangnya.

“Saya tidak tahu kapan naiknya, kalau jatuh saya atau kecelakaan siapa yang mau tanggungjawab,” ujar sopir bus bermuatan baja ringan ini.

Mereka nekat diam-diam naik truk karena tidak punya ongkos. Selain itu, mereka nekat naik truk untuk bersembunyi dari pemeriksaan petugas pemeriksaan identitas di pelabuhan.

Baca Juga:  Dua Oknum Satpol PP Pemeras Warga dan Cewek Kafe Belum Dipindah

“Tidak bawa apa-apa sama sekali. Uang tidak punya, KTP tidak ada,” kata salah seorang remaja yang mengaku bernama Ari, saat diturunkan paksa sopir truk di Jalan Udayana, Kota Negara.

Ketiga remaja berpakaian kumal ini mengaku akan ke Kuta. Mereka akan mencegat lagi truk tujuan Denpasar atau sembunyi-sembunyi naik truk yang berhenti.

“Mau ke rumah teman di Kuta,” ujar remaja yang mengaku anak punk ini. 



NEGARA – Tiga orang remaja dari luar Bali, diturunkan paksa di jalan oleh sopir truk yang mereka tumpangi.

Tiga remaja asal Pasuruan, Jawa Timur, ini nekat naik truk dari Pelabuhan Gilimanuk tujuan Denpasar tanpa sepengetahuan sopir.

Ketiga remaja, dua pria dan satu perempuan ini diturunkan paksa setelah sopir mengetahui ada penumpang gelap di bak belakangnya.

“Saya tidak tahu kapan naiknya, kalau jatuh saya atau kecelakaan siapa yang mau tanggungjawab,” ujar sopir bus bermuatan baja ringan ini.

Mereka nekat diam-diam naik truk karena tidak punya ongkos. Selain itu, mereka nekat naik truk untuk bersembunyi dari pemeriksaan petugas pemeriksaan identitas di pelabuhan.

Baca Juga:  Ganti Kabel, Ini Sejumlah Titik Pemadaman Listrik di Kota Negara

“Tidak bawa apa-apa sama sekali. Uang tidak punya, KTP tidak ada,” kata salah seorang remaja yang mengaku bernama Ari, saat diturunkan paksa sopir truk di Jalan Udayana, Kota Negara.

Ketiga remaja berpakaian kumal ini mengaku akan ke Kuta. Mereka akan mencegat lagi truk tujuan Denpasar atau sembunyi-sembunyi naik truk yang berhenti.

“Mau ke rumah teman di Kuta,” ujar remaja yang mengaku anak punk ini. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/