alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Diving 50 Menit di Crystal Bai, Turis Amerika Muntah-muntah Lalu Tewas

SEMARAPURA – Perairan Nusa Penida, tampaknya, tidak ramah untuk para wisatawan yang doyan diving.

Kali ini seorang divers asal Amerika Serikat Anthony Gramer, 71, ditemukan tewas saat diving di perairan Crystal Bay, Nusa Penida.

Musibah ini bermula ketika korban bersama guide Elvis Becker Tombokan, 28, bertolak dari Padangbai pukul 08.30 wita menuju Nusa Penida Klungkung menggunakan boat Panorama 4.

Boat dikemudikan Mangku Nengah Patra, 48, asal Luhur, Padang Bai. Sekitar jam 09.00 wita sampai di Nusa Penida korban langsung bersiap untuk menyelam di perairan Crystal Bay, Nusa Penida.

Korban sempat menyelam selama 50 menit dan dia naik ke permukaan. Korban saat itu sempat duduk dan muntah muntah. “Saya sempat ambil oksigen karena korban seperti sesak napas,” ujar Elvis.

Baca Juga:  Bawa Kabur Cincin Emas di Toko Mas Surya, Turis Amerika Diamuk Massa

Saat oksigen dipasang korban sempat mengirup dan bisa berbicara seperti biasa. Kemudian korban diajak kembali ke Padang Bai sekitar pukul 10.15.

Saat di perjalanan, korban kembali mengalami sesak napas. Elvis dan beberapa orang berusaha menolong korban dengan menekan bagian dada dan membuat napas buatan.

Bukannya membaik, kondisi korban malah semakin memprihatinkan. Korban bahkan pingsan namun masih bernapas.

Boat terus meluncur ke arah Padangbai. Setelah tiba di Padangbaim korban langsung dibawa turun dan dibawa ke bale bale di pantai tersebut.

Korban dalam kondisi tak sadarkan diri. Saat itu pertolongan terus dilakukan dengan menekan dada korban dan memberikan oksigen.

Tidak juga membaik pukul 10.30 wita korban dilarikan ke Puskesmas Ulakan I Manggis untuk mendapat pertolongan. Korban mendapat pertolongan dari dokter Luh Sucitawati.

Baca Juga:  Kesurupan, Penari Itu Mengaku Diikuti Roh Cantik Pengiring Ratu Kidul

Namun, saat diperiksa korban ternyata sudah meninggal dunia. Kasus ini masih dalam penanganan Sat Pol Air Polres Klungkung dibawah pinpinan Ipda I Gede Yasa.

“Ya, kasus ini masih kami dalami termasuk sebab sebab korban muntah – muntah dan pingsan,” ujarnya. 



SEMARAPURA – Perairan Nusa Penida, tampaknya, tidak ramah untuk para wisatawan yang doyan diving.

Kali ini seorang divers asal Amerika Serikat Anthony Gramer, 71, ditemukan tewas saat diving di perairan Crystal Bay, Nusa Penida.

Musibah ini bermula ketika korban bersama guide Elvis Becker Tombokan, 28, bertolak dari Padangbai pukul 08.30 wita menuju Nusa Penida Klungkung menggunakan boat Panorama 4.

Boat dikemudikan Mangku Nengah Patra, 48, asal Luhur, Padang Bai. Sekitar jam 09.00 wita sampai di Nusa Penida korban langsung bersiap untuk menyelam di perairan Crystal Bay, Nusa Penida.

Korban sempat menyelam selama 50 menit dan dia naik ke permukaan. Korban saat itu sempat duduk dan muntah muntah. “Saya sempat ambil oksigen karena korban seperti sesak napas,” ujar Elvis.

Baca Juga:  Hi…Hi….Mayat Wanita Misterius Mengambang di Perairan Nusa Penida

Saat oksigen dipasang korban sempat mengirup dan bisa berbicara seperti biasa. Kemudian korban diajak kembali ke Padang Bai sekitar pukul 10.15.

Saat di perjalanan, korban kembali mengalami sesak napas. Elvis dan beberapa orang berusaha menolong korban dengan menekan bagian dada dan membuat napas buatan.

Bukannya membaik, kondisi korban malah semakin memprihatinkan. Korban bahkan pingsan namun masih bernapas.

Boat terus meluncur ke arah Padangbai. Setelah tiba di Padangbaim korban langsung dibawa turun dan dibawa ke bale bale di pantai tersebut.

Korban dalam kondisi tak sadarkan diri. Saat itu pertolongan terus dilakukan dengan menekan dada korban dan memberikan oksigen.

Tidak juga membaik pukul 10.30 wita korban dilarikan ke Puskesmas Ulakan I Manggis untuk mendapat pertolongan. Korban mendapat pertolongan dari dokter Luh Sucitawati.

Baca Juga:  Penyerobotan di Diamond Beach Dilaporkan ke Polsek dan Gugatan ke PN

Namun, saat diperiksa korban ternyata sudah meninggal dunia. Kasus ini masih dalam penanganan Sat Pol Air Polres Klungkung dibawah pinpinan Ipda I Gede Yasa.

“Ya, kasus ini masih kami dalami termasuk sebab sebab korban muntah – muntah dan pingsan,” ujarnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/