alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Beh, Ratusan Lampu PJU Dibiarkan Padam

SINGARAJA– Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan protokol Kota Singaraja, dibiarkan rusak. Pemerintah tak bisa melakukan perbaikan terhadap lampu-lampu tersebut, karena anggaran perbaikan sudah habis.

 

Lampu yang dibiarkan rusak terlihat di Jalan Ngurah Rai, Singaraja. Mulai dari depan Rumah Soenda Ketjil hingga di depan rumah jabatan Ketua DPRD Buleleng. Hal serupa juga terlihat di Jalan Raya Singaraja-Seririt. Tepatnya di kawasan Desa Tukadmungga.

 

Ternyata, ada 587 titik lampu penerangan jalan umum yang padam dan tidak tersentuh perbaikan. “Sebenarnya tahun ini cukup banyak yang rusak. Ada 1.127 titik yang rusak. Tapi yang 549 titik sudah kami perbaiki,” kata Kabid Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Buleleng, Cok Adithya Wira Putra, saat dikonfirmais Kamis (4/11).

Baca Juga:  PEDE..Bupati Eka Ajak Kabupaten Lain Copy Paste Angkutan Siswa Tabanan

 

Menurutnya kerusakan yang dialami lampu tersebut bukan semata-mata bohlam lampu yang putus. Namun ada beberapa komponen lainnya. Seperti piting lampu, reflector, kapasitor, hingga terminal lampu.

 

Cok mengaku kewalahan melakukan perbaikan tersebut. Lantaran suku cadang untuk perbaikan sudah tak tersisa. Sementara anggaran pembelian suku cadang sudah tandas.

 

“Anggarannya kena recofusing. Sehingga tidak bisa beli suku cadang lagi. Jadi tidak semuanya bisa kami perbaiki. Kami berupaya bisa memperbaiki sisanya pada tahun depan,” imbuhnya.

 

Menariknya, kerusakan sejumlah lampu penerangan jalan juga disebabkan ulah manusia. Cok mengungkapkan, beberapa komponen lampu penerangan hilang karena dicuri orang tak bertanggungjawab. Biasanya barang yang dicuri berupa timer. Alat itu berfungsi mengatur waktu menyala dan padamnya lampu.

Baca Juga:  Hujan Lebat Picu Longsor,Rumah Warga Jembrana Ambruk Rata dengan Tanah

 

“Seperti yang di wilayah Anturan dan Jalan Kresna, itu kan sebenarnya sudah otomatis. Tapi ada yang mencuri timer-nya. Akhirnya harus manual kami nyalakan,” demikian Cok Adithya.

 

 


SINGARAJA– Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan protokol Kota Singaraja, dibiarkan rusak. Pemerintah tak bisa melakukan perbaikan terhadap lampu-lampu tersebut, karena anggaran perbaikan sudah habis.

 

Lampu yang dibiarkan rusak terlihat di Jalan Ngurah Rai, Singaraja. Mulai dari depan Rumah Soenda Ketjil hingga di depan rumah jabatan Ketua DPRD Buleleng. Hal serupa juga terlihat di Jalan Raya Singaraja-Seririt. Tepatnya di kawasan Desa Tukadmungga.

 

Ternyata, ada 587 titik lampu penerangan jalan umum yang padam dan tidak tersentuh perbaikan. “Sebenarnya tahun ini cukup banyak yang rusak. Ada 1.127 titik yang rusak. Tapi yang 549 titik sudah kami perbaiki,” kata Kabid Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Buleleng, Cok Adithya Wira Putra, saat dikonfirmais Kamis (4/11).

Baca Juga:  PEDE..Bupati Eka Ajak Kabupaten Lain Copy Paste Angkutan Siswa Tabanan

 

Menurutnya kerusakan yang dialami lampu tersebut bukan semata-mata bohlam lampu yang putus. Namun ada beberapa komponen lainnya. Seperti piting lampu, reflector, kapasitor, hingga terminal lampu.

 

Cok mengaku kewalahan melakukan perbaikan tersebut. Lantaran suku cadang untuk perbaikan sudah tak tersisa. Sementara anggaran pembelian suku cadang sudah tandas.

 

“Anggarannya kena recofusing. Sehingga tidak bisa beli suku cadang lagi. Jadi tidak semuanya bisa kami perbaiki. Kami berupaya bisa memperbaiki sisanya pada tahun depan,” imbuhnya.

 

Menariknya, kerusakan sejumlah lampu penerangan jalan juga disebabkan ulah manusia. Cok mengungkapkan, beberapa komponen lampu penerangan hilang karena dicuri orang tak bertanggungjawab. Biasanya barang yang dicuri berupa timer. Alat itu berfungsi mengatur waktu menyala dan padamnya lampu.

Baca Juga:  Sambut Hari Raya Nyepi, Pemerintah Jamin Stok Pangan Aman

 

“Seperti yang di wilayah Anturan dan Jalan Kresna, itu kan sebenarnya sudah otomatis. Tapi ada yang mencuri timer-nya. Akhirnya harus manual kami nyalakan,” demikian Cok Adithya.

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/