alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

RSUD Klungkung Buka Klinik Untuk Layanan Rawat Jalan Bagi Pasien Covid

SEMARAPURA-Meski secara umum kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klungkung, Bali mengalami tren penurunan yang signifikan.

Namun, sebagai antisipasi adanya lonjakan kasus saat libur panjang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung secara khusus telah melakukan beberapa persiapan.

Direktur RSUD Klungkung dr Nyoman Kesuma, MPH., menyebutkan, sejumlah kesiapan itu diantaranya selain menyiapkan ketersediaan obat, APD (Alat Pelindung Diri), bahan medis habis pakai dan SDM (Sumber Daya Manusia).

Pihaknya secara khusus juga telah membuka klinik Covid-19 untuk layanan rawat jalan bagi pasien Covid-19.

Dijelaskannya, persiapan yang dilakukan pihak RSUD Klungkung, itu yakni tak lain untuk mengantisipasi adanya peningkatan kasus saat libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga:  Calon, Menu Makanan Khas Perayaan Kuningan di Banjar Patas Gianyar

“Harapan kita, lonjakan atau peningkatan kasus tidak sampai terjadi. Namun dari pengalaman sebelumnya saat libur panjang, mobilitas masyarakat untuk berkumpul atau berlibur cukup tinggi. (Kerumunan) ini yang kami antisipasi, sehingga angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Klungkung bisa ditekan dan tidak melonjak lagi,”ujar dr Nyoman Kesuma.

Selain itu, khusus SDM, kata dr Nyoman Kesuma, untuk menghadapi libur panjang Nataru, pihak RSUD Klungkung berencana untuk menyiagakan sebanyak 100 orang perawat dan bidan yang khusus merawat pasien Covid-19.

“Sedangkan untuk pasien non Covid-19, kami juga telah menyiagakan sekitar 200 orang perawat dan bidan,” tandasnya.

Terakhir, meski telah melakukan upaya dan antisipasi, pihaknya juga tetap mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protocol kesehatan (prokes) secara ketat meski sudah mendapatkan suntikan dosis vaksin.

Baca Juga:  Tragis! Ditendang Sapi, Petani Tewas Mengenaskan, Amor Ring Acintya…

Prokes ketat menurut dr Nyoman Kesuma sangat penting untuk menghindari dan menekan adanya paparan Covid-19.

“Sekali lagi, jangan abaikan prokes meskipun sudah divaksin. Selalu pakai masker, rajin mencuci tangan, hindari kerumunan dan jaga jarak, serta segera periksakan diri bila mengalami gejala agar bisa segera ditangani dan tidak menularkan pada orang lain,”tukasnya.


SEMARAPURA-Meski secara umum kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klungkung, Bali mengalami tren penurunan yang signifikan.

Namun, sebagai antisipasi adanya lonjakan kasus saat libur panjang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung secara khusus telah melakukan beberapa persiapan.

Direktur RSUD Klungkung dr Nyoman Kesuma, MPH., menyebutkan, sejumlah kesiapan itu diantaranya selain menyiapkan ketersediaan obat, APD (Alat Pelindung Diri), bahan medis habis pakai dan SDM (Sumber Daya Manusia).

Pihaknya secara khusus juga telah membuka klinik Covid-19 untuk layanan rawat jalan bagi pasien Covid-19.

Dijelaskannya, persiapan yang dilakukan pihak RSUD Klungkung, itu yakni tak lain untuk mengantisipasi adanya peningkatan kasus saat libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga:  Calon, Menu Makanan Khas Perayaan Kuningan di Banjar Patas Gianyar

“Harapan kita, lonjakan atau peningkatan kasus tidak sampai terjadi. Namun dari pengalaman sebelumnya saat libur panjang, mobilitas masyarakat untuk berkumpul atau berlibur cukup tinggi. (Kerumunan) ini yang kami antisipasi, sehingga angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Klungkung bisa ditekan dan tidak melonjak lagi,”ujar dr Nyoman Kesuma.

Selain itu, khusus SDM, kata dr Nyoman Kesuma, untuk menghadapi libur panjang Nataru, pihak RSUD Klungkung berencana untuk menyiagakan sebanyak 100 orang perawat dan bidan yang khusus merawat pasien Covid-19.

“Sedangkan untuk pasien non Covid-19, kami juga telah menyiagakan sekitar 200 orang perawat dan bidan,” tandasnya.

Terakhir, meski telah melakukan upaya dan antisipasi, pihaknya juga tetap mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protocol kesehatan (prokes) secara ketat meski sudah mendapatkan suntikan dosis vaksin.

Baca Juga:  Pengungsi Membeludak, Koordinasi Relawan Kacau

Prokes ketat menurut dr Nyoman Kesuma sangat penting untuk menghindari dan menekan adanya paparan Covid-19.

“Sekali lagi, jangan abaikan prokes meskipun sudah divaksin. Selalu pakai masker, rajin mencuci tangan, hindari kerumunan dan jaga jarak, serta segera periksakan diri bila mengalami gejala agar bisa segera ditangani dan tidak menularkan pada orang lain,”tukasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/