alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Muncul Kasus Baru, Diskes Tabanan Ingatkan Warga Tak Lengah Prokes

TABANAN– Sempat nihil laporan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tabanan kembali ditemukan.

Temuan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari salah satu warga di Banjar Dinas Wangaya Kangin, Desa Wangaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali.

Terkat temuan kasus, petugas medis penanganan Covid-19 setempat langsung melakukan tracking terhadap 5 (lima) anggota keluarga pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. I Nyoman Susila, yang dikonfirmasi, Sabtu (4/12) kemarin membenarkan.

Menurut Susila, laporan kasus  warga terkonfirmasi positif Covid-19 dilaporkan pada Jumat (3/12) lalu.

Kata dia, hanya ada satu orang yang terkonfirmasi positif dengan kasus baru.

Sisanya, imbuh Susila, anggota keluarga pasien dan warga yang dilakukan tracking, karena kontak erat dengan pasien tersebut dinyatakan negatif Covid-19 usai dilakukan test swab.

Baca Juga:  Gubernur Anies Apresiasi Vaksinasi di Ponpes Minhaajurrosyidin

“Kasus Covid-19 baru baru ditemukan satu orang dan itu Jumat kemarin. Sedangkan Sabtu (hari ini) tidak ada laporan kasus,” jelasnya.   

Meski kembali ditemukan kasus Covid-19, relative masih terkendali. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Ada dua hal langkah besar yang patut diperhatikan.

Yakni pentingnya kembali dipsiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Dua unsur ini sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19 di berbagai klaster yang ada,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Susila, dari mengacu data, hingga saat ini, vaksinasi Covid-19 di Tabanan sendiri telah mencapai 94,9 persen.

Sisanya, sebanyak 6 persen dari total jumlah sasaran belum divaksin.

Adapun warga yang belum divakksin, diantaranya dikarenakan memiliki penyakit bawaan atau komorbid, usia lanjut dengan tingkat kerapuhan tinggi.

Baca Juga:  Tak Kunjung Melandai, Karangasem Tambah 18 Kasus Covid-19

“Saat ini kami sedangkan lakukan penanganan agar mereka bisa divaksin Covid-19,” tuturnya.

Terakhir, untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dengan munculnya virus varian baru (Omicron) dr. Susila juga mengingat dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada tetap menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan aktivitas.

“Walaupun kasus Covid-19 masih rendah. Kita jangan terlena dengan turun kasus Covid-19, tetap jalankan protokol kesehatan. Agar kondisi penularan Covid-19 terkendali,” pungkasnya.  (juliadi/didik dwi praptono)

- Advertisement -

- Advertisement -

TABANAN– Sempat nihil laporan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tabanan kembali ditemukan.

Temuan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari salah satu warga di Banjar Dinas Wangaya Kangin, Desa Wangaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali.

Terkat temuan kasus, petugas medis penanganan Covid-19 setempat langsung melakukan tracking terhadap 5 (lima) anggota keluarga pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.


Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. I Nyoman Susila, yang dikonfirmasi, Sabtu (4/12) kemarin membenarkan.

Menurut Susila, laporan kasus  warga terkonfirmasi positif Covid-19 dilaporkan pada Jumat (3/12) lalu.

Kata dia, hanya ada satu orang yang terkonfirmasi positif dengan kasus baru.

Sisanya, imbuh Susila, anggota keluarga pasien dan warga yang dilakukan tracking, karena kontak erat dengan pasien tersebut dinyatakan negatif Covid-19 usai dilakukan test swab.

Baca Juga:  Cegah Munculnya Klaster Sekolah, Guru Diminta Perketat Awasi Siswa

“Kasus Covid-19 baru baru ditemukan satu orang dan itu Jumat kemarin. Sedangkan Sabtu (hari ini) tidak ada laporan kasus,” jelasnya.   

Meski kembali ditemukan kasus Covid-19, relative masih terkendali. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Ada dua hal langkah besar yang patut diperhatikan.

Yakni pentingnya kembali dipsiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Dua unsur ini sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19 di berbagai klaster yang ada,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Susila, dari mengacu data, hingga saat ini, vaksinasi Covid-19 di Tabanan sendiri telah mencapai 94,9 persen.

Sisanya, sebanyak 6 persen dari total jumlah sasaran belum divaksin.

Adapun warga yang belum divakksin, diantaranya dikarenakan memiliki penyakit bawaan atau komorbid, usia lanjut dengan tingkat kerapuhan tinggi.

Baca Juga:  TRAGIS! Tabrak Mobil, Tewas Mengenaskan, Polisi Sebut Salah si Pemotor

“Saat ini kami sedangkan lakukan penanganan agar mereka bisa divaksin Covid-19,” tuturnya.

Terakhir, untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dengan munculnya virus varian baru (Omicron) dr. Susila juga mengingat dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada tetap menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan aktivitas.

“Walaupun kasus Covid-19 masih rendah. Kita jangan terlena dengan turun kasus Covid-19, tetap jalankan protokol kesehatan. Agar kondisi penularan Covid-19 terkendali,” pungkasnya.  (juliadi/didik dwi praptono)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/