alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Dua Alasan Ini, Lelaki di Karangasem Tewas Ceburkan Diri ke Bak Air

AMLAPURA – I Made Giri, 38, lelaki asal Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem ditemukan tewas tenggelam di dasar cubang atau bak penampungan air di kediaman orang tuanya, Selasa (4/1). Giri nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke dalam cubang lantaran dua hal.

 

Peristiwa itu bermula ketika Giri bersama anaknya, I Putu Dika dan dua kerabat lainnya berkumpul dan berbincang-bincang di rumah Giri. Yang mana dalam obrolan itu sempat membahas tentang penyakit asam lambung Giri yang tidak kunjung sembuh.

 

Sekitar pukul 15.00, Giri memutuskan untuk ke rumah orang tuanya, I Ketut Laba yang jaraknya sekitar 50 meter dari kediamannya dengan berjalan kaki.

Baca Juga:  Penuhi Syarat, 26 Napi Rutan Negara Diusulkan Dapat Remisi

 

Lantaran Giri tidak kunjung kembali setelah setelah satu jam meninggalkan rumah, Dika akhirnya memutuskan untuk menyusul Giri.

- Advertisement -

 

Setelah tiba di rumah sang kakek, Dika menaruh curiga dengan keberadaan botol mineral di pinggir cubang. Saat mengecek keberadaan botol mineral itu, betapa terkejutnya Dika melihat sang ayah dalam keadaan tenggelam di dasar cubang.

 

Dika langsung menghubungi keluarga terdekat untuk membantu mengangkat ayahnya dari dalam cubang. Sayang, Giri sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat berhasil dibawa naik dari dasar cubang.

 

Kapolsek Rendang, Kompol Nyoman Sukadana saat dikonfirmasi, Rabu (5/1) membenarkan adanya peristiwa bunuh diri dengan menceburkan diri ke dalam cubang tersebut.

Baca Juga:  10.621 KK Karangasem Terima Bansos PKH, Astrid Pesan Jangan Dipakai..

 

Pihaknya pun menduga korban mengakhiri hidupnya sendiri karena depresi akibat penyakit asam lambung yang dideritanya. Selain itu, korban juga depresi setelah ditinggal mati istrinya 8 bulan yang lalu.

- Advertisement -

AMLAPURA – I Made Giri, 38, lelaki asal Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem ditemukan tewas tenggelam di dasar cubang atau bak penampungan air di kediaman orang tuanya, Selasa (4/1). Giri nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke dalam cubang lantaran dua hal.

 

Peristiwa itu bermula ketika Giri bersama anaknya, I Putu Dika dan dua kerabat lainnya berkumpul dan berbincang-bincang di rumah Giri. Yang mana dalam obrolan itu sempat membahas tentang penyakit asam lambung Giri yang tidak kunjung sembuh.

 

Sekitar pukul 15.00, Giri memutuskan untuk ke rumah orang tuanya, I Ketut Laba yang jaraknya sekitar 50 meter dari kediamannya dengan berjalan kaki.

Baca Juga:  Ceburkan Diri ke Jurang, Nyangkut di Pohon, Begini Nasib ODGJ Ini

 

Lantaran Giri tidak kunjung kembali setelah setelah satu jam meninggalkan rumah, Dika akhirnya memutuskan untuk menyusul Giri.

 

Setelah tiba di rumah sang kakek, Dika menaruh curiga dengan keberadaan botol mineral di pinggir cubang. Saat mengecek keberadaan botol mineral itu, betapa terkejutnya Dika melihat sang ayah dalam keadaan tenggelam di dasar cubang.

 

Dika langsung menghubungi keluarga terdekat untuk membantu mengangkat ayahnya dari dalam cubang. Sayang, Giri sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat berhasil dibawa naik dari dasar cubang.

 

Kapolsek Rendang, Kompol Nyoman Sukadana saat dikonfirmasi, Rabu (5/1) membenarkan adanya peristiwa bunuh diri dengan menceburkan diri ke dalam cubang tersebut.

Baca Juga:  Ganja Hampir Satu Kwintal di Jembrana Dimusnahkan

 

Pihaknya pun menduga korban mengakhiri hidupnya sendiri karena depresi akibat penyakit asam lambung yang dideritanya. Selain itu, korban juga depresi setelah ditinggal mati istrinya 8 bulan yang lalu.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/