alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

OMG!Adu Jangkrik di Jalan Desa Subuh-subuh, Dua Nyawa Melayang Sia-sia

SINGARAJA – Jalanan di Bali menjadi pembunuh nomor satu. Hampir tiap hari terjadi kecelakaan lalu lintas. Karena itu berhati-hatilah saat berkendara.

Kali ini seorang anggota TNI Praka Gusti Nyoman Suryadi Putra, anggota TNI AD yang bertugas di Secata Rindam IX terlibat adu jangkrik dengan pengendara motor Wayan Agus Putra Putrawan di jalan raya Desa Sari Mekar, Buleleng, Senin (4/2) dini hari.

Akibat insiden ini, Praka Gusti Nyoman Suryadi tewas kemarin (5/2) pukul 11.25 setelah mendapat perawatan di RSU Kertha Usadha.

Satu jam kemudian, Wayan Agus, warga Banjar Dinas Kawan, Desa Pendatakan, Buleleng, ikut meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit yang sama.

Menurut informasi, kecelakaan yang merengut dua nyawa itu bermula ketika Praka Suryadi mengendarai Vario DK 3650 UAK datang dari arah menuju ke timur.

Dari arah berlawanan meluncur pengendara Yamaha Xeon DK 3741 VA, Wayan Agus Putrawan, 35. Tiba di TKP, tepatnya di jalan tikungan, Wayan Agus Putrawan mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga menabrak Praka Gusti Nyoman Suryadi Putra.

Mereka pun tumbang di jalan. Sekitar pukul 02.00, kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapat perawatan. Namun, karena peralatan kurang memadai, kedua korban dirujuk ke RS Kertha Usadha.

Namun, takdir berkata lain. Keduanya meninggal dunia dalam insiden maut itu. Jenazah kedua korban kemarin sudah diambil keluarganya masing-masing dan menurut rencana dikubur Rabu (6/2) hari ini.

 



SINGARAJA – Jalanan di Bali menjadi pembunuh nomor satu. Hampir tiap hari terjadi kecelakaan lalu lintas. Karena itu berhati-hatilah saat berkendara.

Kali ini seorang anggota TNI Praka Gusti Nyoman Suryadi Putra, anggota TNI AD yang bertugas di Secata Rindam IX terlibat adu jangkrik dengan pengendara motor Wayan Agus Putra Putrawan di jalan raya Desa Sari Mekar, Buleleng, Senin (4/2) dini hari.

Akibat insiden ini, Praka Gusti Nyoman Suryadi tewas kemarin (5/2) pukul 11.25 setelah mendapat perawatan di RSU Kertha Usadha.

Satu jam kemudian, Wayan Agus, warga Banjar Dinas Kawan, Desa Pendatakan, Buleleng, ikut meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit yang sama.

Menurut informasi, kecelakaan yang merengut dua nyawa itu bermula ketika Praka Suryadi mengendarai Vario DK 3650 UAK datang dari arah menuju ke timur.

Dari arah berlawanan meluncur pengendara Yamaha Xeon DK 3741 VA, Wayan Agus Putrawan, 35. Tiba di TKP, tepatnya di jalan tikungan, Wayan Agus Putrawan mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga menabrak Praka Gusti Nyoman Suryadi Putra.

Mereka pun tumbang di jalan. Sekitar pukul 02.00, kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapat perawatan. Namun, karena peralatan kurang memadai, kedua korban dirujuk ke RS Kertha Usadha.

Namun, takdir berkata lain. Keduanya meninggal dunia dalam insiden maut itu. Jenazah kedua korban kemarin sudah diambil keluarganya masing-masing dan menurut rencana dikubur Rabu (6/2) hari ini.

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/